LombokPost- Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ternyata menyimpan sejumlah masalah. Salah satunya terkait penempatan ribuan manajer KDKMP yang tak kunjung tuntas. Namun, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengklaim bahwa masalah tersebut sudah selesai.
Yang menarik, kasus tersebut terungkap justru dari pernyataan Joao yang dia unggah di akun Instagram pribadinya. Dia menyebut, para manajer KDKMP kini menunggu penempatan. Joao menyebut Agrinas siap menerima dan menempatkan 13.000 hingga 15.000 manajer KDMP. Masalahnya, proses penempatan tak kunjung tuntas. Dia mempertanyakan hambatan yang terjadi di tingkat regulator.
Joao bahkan menduga terdapat sabotase struktural yang membuat operasional program tersebut tersendat. Dia menilai persoalan itu seharusnya dapat diselesaikan tanpa proses yang berlarut-larut.
''Hanya menempatkan orang kok susah sekali. Kok sedikit-sedikit harus ada uang dulu baru kerja. Ini kan bentuk pembangkangan atau deep state seperti kata Bapak Presiden,'' kata Joao pada 14 September 2026.
Bisa jadi gara-gara statemen keras itulah Joao kemarin diundang ke Kantor Kementerian BUMN. Saat dikonfirmasi Jawa Pos, Joao membenarkan bahwa pertemuan itu membahas berbagai hal, termasuk penempatan manajer KDKMP. Namun, Joao tidak menjelaskan secara detail tentang hasil pertemuan. Dia hanya mengatakan bahwa masalah sumber daya manusia (SDM) KDKMP sudah beres. “SDM done,” kata Joao melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/9).
Namun, penyelesaian tersebut belum berarti seluruh manajer langsung ditempatkan secara serentak. Ketika ditanya mengenai waktu penempatan manajer KDMP, Joao menjelaskan prosesnya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah koperasi masing-masing. “Sesuai desa dan berjenjang,” katanya. (bry/oni)
Sumber : Jawa Pos