LombokPost--PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat kesiapan pasokan energi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2026.
Monitoring stok BBM dan LPG hingga pelayanan di SPBU ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Pertamina melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan stok dan distribusi BBM-LPG di sejumlah wilayah.
Penyaluran juga disesuaikan dengan pola konsumsi serta perkembangan kebutuhan di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode MotoGP.
“Pertamina terus melakukan monitoring stok, optimalisasi distribusi, dan pemantauan kondisi penyaluran di lapangan. Kesiapan ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan BBM dan LPG masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama gelaran Mandalika,” ujar Ahad.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Borong 69 Penghargaan ENSIA 2026
Sebanyak tujuh SPBU yang berada di jalur wisata dan akses menuju kawasan Mandalika menjadi bagian dari kesiapan layanan Pertamina.
Tujuh SPBU tersebut terdiri atas tiga SPBU di Lombok Tengah, dua SPBU di Lombok Barat, dan dua SPBU di Kota Mataram.
Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM sekitar 20 hingga 30 persen untuk SPBU di jalur wisata dan jalur menuju sirkuit.
Penambahan dilakukan secara dinamis dengan melihat throughput harian dan perkembangan permintaan di masing-masing SPBU.
Selain stok, kondisi pelayanan di SPBU juga dipantau. Termasuk potensi antrean kendaraan yang dapat meningkat seiring bertambahnya mobilitas selama MotoGP.
Pengelola SPBU didorong mengatur pelayanan dan antrean agar tetap tertib serta tidak mengganggu akses maupun arus lalu lintas di sekitar lokasi.
“Apabila terdapat peningkatan antrean di SPBU, kami melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui kondisi serta penyebabnya,” jelas Ahad.
Dari sisi suplai, Pertamina menyiapkan lima armada kapal dengan total kapasitas sekitar 34.400 kiloliter (KL) untuk mendukung distribusi energi di NTB.
Armada tersebut terdiri atas kapal tipe Small Tanker II dengan kapasitas antara 3.500 hingga 6.499 DWT. Kesiapan armada menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran suplai apabila terjadi peningkatan kebutuhan.
“Dari sisi suplai dan distribusi, kami juga memastikan kesiapan armada dan pola suplai agar kebutuhan energi di wilayah NTB dapat terlayani dengan baik,” kata Ahad.
Monitoring distribusi dilakukan mulai dari titik suplai hingga lembaga penyalur. Pola distribusi dapat disesuaikan secara dinamis berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Baca Juga: 237 SPBU di Jatimbalinus Kena Sanksi Pertamina, 3 di NTB
Selain BBM, Pertamina memastikan ketersediaan LPG selama periode gelaran MotoGP. Penyaluran dilakukan melalui jaringan agen dan pangkalan resmi.
Monitoring secara berkala dilakukan untuk memastikan stok LPG tetap tersedia di tingkat penyalur.
Langkah ini sekaligus untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha selama meningkatnya aktivitas di kawasan Mandalika.
“Pertamina berkomitmen menjaga keandalan layanan energi selama gelaran MotoGP Mandalika. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan melakukan evaluasi secara berkala,” ujar Ahad.
Pertamina mengimbau masyarakat melakukan pengisian BBM dan pembelian LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Informasi layanan dan produk Pertamina dapat diperoleh melalui MyPertamina dan Pertamina Contact Center 135.
Editor : Kimda FaridaSumber : siaran pers