Wajah wisata kolam Aik Bukaq di Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng semakin cantik dan menyegarkan. Diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendongkrak perekonomian masyarakat lokal.
-----------
WISATA kolam Aik Bukaq di Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng masih menjadi tempat wisata favorit kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Taman wisata tertua di Gumi Tatas Tuhu Trasna itu kini semakin cantik dan menyegarkan. Setelah pemerintah pusat dan daerah melakukan peremajaan dan perbaikan fasilitas di taman wisata pertirtaan tersebut.
Koran pun berkesempatan hadir mengunjungi Re-Opening Wisata Kolam Aik Bukaq yang dilakukan Pemkab Loteng, kemarin (8/12). Memasuki pintu loket masuk wisata, pengunjung disuguhkan dengan jalan yang kiri kanannya berpagar warna-warni. Lebih uniknya lagi, dilengkapi dengan lampu hias berwana hitam pekat yang menambah suasana vintage wisata tua era 1970-an.
Satu per satu Koran ini pun menuruni anak tangga, mata tidak hanya dimanjakan suasana kolam yang asri dan sejuk. Sejumlah rumah kuno pun dicat ulang berwarna biru langit. Senada dengan warna air kolam yang dingin menyegarkan.
Bergeser pada kolam pemandian anak-anak, sejumlah gazebo atau berugak juga bertambah. Semakin menarik menjadi pilihan lokasi bersantai bagi pengunjung yang akan menghabiskan akhir pekan. Sembari berwisata dapat menikmati kuliner berupa Sate Bulayak dan sebagainya yang disiapkan pedagang setempat.
Pada bagian sebelah barat wisata kolam, telah hadir jalan rabat memanjang menuju lokasi bendungan beberapa puluh meter. Meski hanya dirabat, kiri kanan jalan juga terpasang lampu jalan hias dan tanaman-tanaman cantik.
Menuruni jalan ini, pengunjung dimanjakan dengan sebagian pematang sawah berundak-undak yang sengaja dibiarkan pengelola pada sebelah kiri. Sementara sebelah kanan hadir pula lapak pedagang dan sejumlah gazebo bagi pengunjung yang ingin beristirahat.
Tak berselang lama, sesampai ditepian bendungan, pengunjung akan melihat jalan atau jembatan melingkar berkayu. Ini adalah spot baru di area wisata Aik Bukaq, pengunjung dapat menikmati panorama alam yang indah di kawasan wisata lereng Gunung Rinjani itu.
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menyampaikan, pengerjaan peremajaan destinasi wisata legendaris ini telah selesai sehingga perlu disampaikan kepada masyarakat lebih luas. "Apresiasi dan terima kasih kita sampaikan pada pemerintah pusat yang mau dan bersedia memperhatikan wisata legenda kita ini," katanya.
Meski sebagian besar kawasan ini dikunjungi wisatawan lokal, karena pilihan wisata yang sangat terjangkau dan dekat dari Kota Praya diharapkan angka kunjungan semakin meningkat. "Kenapa banyak yang lokal, karena memang dari dulu yang dikenal adalah Aik Bukaq, selain Benang Stokel, Benang Kelambu, dan Pantai Kuta Mandalika," tambahnya.
Meski menghabiskan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) hingga Rp 2,7 miliar, diyakini angka itu tidak seberapa jika mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan asing dan perekonomian masyarakat lokal atau daerah. (lestari dewi)
Editor : Redaksi Lombok Post