Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sade Direkonstruksi Lebih Aman tanpa Hilangkan Identitas

L
Penulis: Lestari Dewi❯
HILANGKAN DEBU: Petugas Damkartan Loteng menyemprot sisa-sisa abu kayu bangunan rumah adat Desa Wisata Sade, di Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Loteng, Rabu (26/8).
HILANGKAN DEBU: Petugas Damkartan Loteng menyemprot sisa-sisa abu kayu bangunan rumah adat Desa Wisata Sade, di Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Loteng, Rabu (26/8).

Advertisement

 

LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, penanganan pascamusibah Desa Wisata Sade kini memasuki tahap krusial melalui konsolidasi lintas pihak. Mulai dari Pemprov NTB, Pemkab Lombok Tengah (Loteng), pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Langkah awal difokuskan pada pemulihan trauma serta penanganan kemanusiaan agar aktivitas warga kembali normal. Kendati demikian, rencana besar rekonstruksi kawasan ikonik itu telah disepakati bersama.

Advertisement

Gubernur menekankan, Sade bukan hanya milik warga dusun, melainkan aset penting NTB dan Indonesia. Banyak pihak yang memberi perhatian sebagai bentuk rasa memiliki.

“Karena itu, kami sudah berkomitmen rekonstruksi ini berbasis masyarakat, warga akan terlibat langsung,” tegas gubernur kepada wartawan, Rabu (26/8).

Advertisement

Mengenai detail kebutuhan anggaran, gubernur mengaku belum masuk ke pembahasan teknis nominal. Pemprov dan pihak terkait saat ini masih berfokus menentukan arah konsep rekonstruksi secara matang.

Prinsip utamanya adalah mengembalikan wujud fisik bangunan adat sedekat mungkin dengan arsitektur aslinya, namun dalam versi yang lebih aman dan modern.

Inovasi keselamatan seperti sistem pemadam kebakaran, perbaikan sirkulasi udara, hingga pengaturan efektivitas pergerakan warga serta aksesibilitas desa menjadi prioritas utama.

“Kita kembalikan sedekat mungkin dengan aslinya, tetapi dalam versi yang lebih baik. Ada hydrant dan penanganan yang lebih efektif jika terjadi keadaan darurat. Keamanan warga menjadi tolak ukur utama desain baru ini,” lanjutnya.

Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menegaskan, pengerjaan tidak boleh asal-asalan demi mencegah masalah serupa terulang di masa depan.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gerindra NTB Perjuangkan Anggaran Rekonstruksi Desa Wisata Sade ke Pusat

Gerindra NTB Perjuangkan Anggaran Rekonstruksi Desa Wisata Sade ke Pusat

Kader militan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) NTB bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda Dusun Sade, Desa Rembitan

Rekonstruksi Kawasan Adat Sade Berbasis Mitigasi Bencana

Rekonstruksi Kawasan Adat Sade Berbasis Mitigasi Bencana

Selain penanganan korban bencana, pemda Lombok Tengah juga mulai memikirkan rekonstruksi desa wisata Sade

Dampak Kebakaran Desa Wisata Sade, Kerugian Material Tembus Rp 34 Miliar

Dampak Kebakaran Desa Wisata Sade, Kerugian Material Tembus Rp 34 Miliar

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mencatat total kerugian akibat insiden kebakaran Sade diperkirakan mencapai Rp 34 miliar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer