
LombokPost - Penanganan pascakebakaran melanda Desa Wisata Sade di Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah terus dilakukan pemerintah daerah. Selain penanganan korban bencana, pemda juga mulai memikirkan rekonstruksi desa wisata tersebut.
Selasa (25/8), Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri bertemu dengan perwakilan Kementerian Sosial RI. Rencananya, Kemensos akan membantu seluruh keluarga atau korban terdampak kebakaran.
“Rencananya masing-masing keluarga akan diberikan bantuan sejumlah X dan masuk ke dalam rekening masing-masing kepala keluarga. Namun masih banyak hal yang harus disepakati,” ucap Bupati Pathul pada wartawan.
Namun sebelum penyaluran bantuan, pemda akan memastikan jumlah rumah terdampak harus by name by address. Data terbaru jumlah rumah adat yang terdampak adalah 69 unit.
Bantuan dana yang masuk itu nantinya, kata bupati, diperuntukkan untuk membangun kembali rumah adat korban. Namun apakah pembangunan nanti dikerjakan secara mandiri atau ada mekanisme lain akan dibahas kembali setelah data by name bay address rampung.
Jajaran Forkopimda Loteng juga memperoleh bantuan uang tunai maupun barang kebutuhan dari para donatur. Pendistribusian bantuan dilakukan oleh BPBD Loteng.
Bupati juga menekankan agar anak-anak Dusun Sade yang terdampak sudah bisa melanjutkan sekolah. Pemkab Loteng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menginstruksikan kepala-kepala sekolah untuk turut menangani seragam sekolah mereka.
“Supaya anak-anak ini bisa segera beradaptasi kembali sekolah, trauma healing sudah dilakukan,” kata bupati.
Terkait rekonstruksi, dijadwalkan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon akan hadir di Dusun Sade hari ini. “Kami ingin mendapat arahan dari beliau-beliau agar pemerintah daerah tidak salah melangkah,” kata politisi Gerindra ini.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




