LombokPost-Inovasi budi daya anggur yang dilakukan Aipda Muhammad Munawar, berhasil mengantarkannya menjadi salah satu Bhabinkamtibmas terbaik di NTB.
Inovasi yang dijalankannya di Desa Aik Dewa, Lombok Timur, berhasil melahirkan puluhan anak muda sebagai pengusaha anggur. Berikut ulasannya.
------------------
Sebuah green house terlihat sangat rindang dengan daun-daun tanaman anggur berbagai jenis. Buahnya yang mulai memerah membuat suasana belakang rumah sangat indah.
Ranting-ranting anggur tertata dengan rapi, menjalari kawat-kawat yang disiapkan pemiliknya.
Anggur yang ditanam merupakan anggur jenis impor dengan 10 varietas, di antaranya varietas Julian, Red Rose, Earli Adora, Basanti, Kupidon dan beberapa jenis lainnya.
Buah yang dihasilkan sangat berkualitas dan manis.
Budi daya anggur yang terkenal dengan julukan anggur mudi bale (belakang rumah, red) ini dibuat bukan sekadar untuk bisnis semata.
Tapi juga sebagai sarana edukasi dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, terutama anak-anak muda dan eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kecamatan Pringgasela.
Bhabinkamtibmas Desa Aik Dewa Aipda Muhammad Munawar, selaku pemilik kebun anggur Mudi Bale menceritakan, budi daya ini dimulai 2022 lalu.
Meski bukan orang yang memiliki pengalaman di bidang pertanian, ia nekat mengembangkan budi daya secara otodidak dengan modal menonton tutorial di YouTube.
”Saya senang saja lihat anggur, karena bikin halaman rumah jadi teduh. Makanya saya belajar dari YouTube dan akhirnya bisa hidup dan berubah. Dari situlah saya coba fokus kembangkan,” terang Munawar, Selasa (29/10).
Setelah berjalan, banyak tetangga yang melirik dan tertarik dengan anggur yang ditanam di halaman rumahnya itu.
Dari sana banyak tetangga berdatangan untuk belajar dan diskusi, anak-anak hingga lansia. Semuanya ia bimbing dengan sepenuh hati.
”Tidak ada yang saya sembunyikan, semua ilmu saya tularkan kepada masyarakat. Makanya semakin hari semakin banyak yang tertarik, ada yang hanya sebatas untuk hiasan rumah, ada juga yang dijadikan bisnis,” imbuhnya.
Melihat banyaknya masyarakat yang berkunjung ke rumahnya, Munawar mengumpulkan anak-anak muda, terutama mereka yang tidak memiliki pekerjaan dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Ia mengajarkan anak-anak muda ini cara budi daya anggur. Niat baik itu mendapat respons positif.
”Kadang datang ke rumah, kadang saya langsung turun cek kondisi tanaman mereka. Saya datangi satu-satu untuk ajarkan sampai bisa,” ungkapnya.
Setelah setahun berjalan, upaya yang dilakukan membuahkan hasil.
Puluhan anak-anak muda dan mantan PMI yang dibimbing saat ini rata-rata sudah memiliki kebun anggur. Bahkan telah memiliki penghasilan yang cukup besar dalam sekali panen.
Sejauh ini setidaknya 70 orang lebih pemuda dan mantan PMI yang sukses budi daya anggur.
”Alhamdulillah semua yang saya bimbing rata-rata berhasil. Karena tidak ada sama sekali ilmu yang saya sembunyikan, semuanya saya ajarkan. Dengan niatan supaya mereka bisa dan membuat pekerjaan bagi mereka,” katanya.
Munawar bersyukur inovasinya bisa sedikit membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran di Lotim.
”Paling tidak, mereka yang sebelumnya tidak bekerja, sekarang ada kesibukan dan penghasilan. Mereka yang sebelumnya bolak balik ke luar negeri sekarang lebih betah di rumah,” jelasnya.
Berkat inovasinya itu, Munawar terpilih menjadi salah satu Bhabinkamtibmas terbaik di NTB.
Karena sebagai seorang anggota Polisi tidak hanya bertugas mengayomi masyarakat dan memberikan rasa aman. Namun ikut juga membantu pemerintah mensejahterakan masyarakat. (supardi/r11)
Editor : Kimda Farida