Sukses Memproduksi 30 Kursi Roda untuk Tahap Perdana. Idenya Sempat Ditanggapi Skeptis Kawan-kawannya. Ini adalah bengkel kursi roda bagi kaum difabel satu-satunya di Lombok, bahkan di Indonesia wilayah timur. Bengkel ini memproduksi karya autentik sesuai kebutuhan difabel yang berbeda-beda.
LALU MOHAMMAD ZAENUDIN, Mataram
Perjuangan luar biasa ditujukan Lombok Independen Disabilitas Indonesia (LIDI) Foundation hingga menjadi satu-satunya di Lombok, bahkan di Indonesia wilayah timur memproduksi kursi roda khusus bagi kaum difabel. Lika-liku, jalan terjal, berhasil dilewati untuk dapat membuat karya yang autentik.
Lalu Wisnu Pradipta, direktur LIDI Foundation bercerita tentang perjuangannya yang tak mudah. “Kalau lembaga ini berdiri sejak tahun 2019 silam,” tuturnya pada Lombok Post, Rabu (5/2).
Wisnu menunggu kedatangan rekan-rekannya hampir satu bulan. Sejak meresmikan bengkel kursi roda LIDI Foundation pada tanggal 4 Desember 2024 dengan nama CV LIDI Pratama Mandiri.
Tapi hingga awal bulan Januari 2025, tanda-tanda mereka mau menerima ajakan kerjanya tak ada. “Kami menunggu sekitar satu bulan, tapi tidak ada yang mau datang. Dan, akhirnya saya memutuskan untuk mulai saja dulu,” ucapnya.
Wisnu menggandeng seorang kawan yang expert di bidang teknik. “Ia berasal dari Lombok Timur, dari Fakultas Teknik Universitas Mataram,” terangnya.
Dibantu oleh empat orang staf, proyek pengerjaan kursi roda pertama di Indonesia timur itu dimulai. Tidak butuh waktu lama, Wisnu dan rekannya telah berhasil memproduksi 30 unit kursi roda.
“Kami memproduksi kursi roda dengan dua desain, dari tujuh desain kursi roda untuk kelompok disabilitas,” paparnya.
Sebanyak 20 unit telah didistribusikan dan digunakan oleh kaum difabel sesuai permintaan lembaga donor. Sedangkan 10 unit, masih dalam proses pengerjaan.
“Jadi ini adalah bengkel pertama di Lombok, bahkan di Indonesia wilayah timur yang memproduksi kursi roda khusus bagi kelompok difabel,” ungkapnya bangga. (bersambung/r7)