Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rest Area Lokok Putek Fasilitas Lengkap Ada Toilet dan Musala, Tawarkan Nuansa Pengunungan Yang Air Sungainya Berwarna Putih

nur cahaya • Senin, 17 Maret 2025 | 12:23 WIB

 

TAWARKAN PEMANDANGAN ALAM: Pengunjung mengambil foto anaknya dengan latar rest Area Lokok Putek. Tempat ini selalu ramai dikunjungi saat ngabuburit.
TAWARKAN PEMANDANGAN ALAM: Pengunjung mengambil foto anaknya dengan latar rest Area Lokok Putek. Tempat ini selalu ramai dikunjungi saat ngabuburit.
 

 

Rest area Lokok Putek menjadi tempat ngabuburit yang cukup nyaman di Lombok Utara. Tempat ini menawarkan keindahan alam berupa suasana pegunungan. Tak hanya dikunjungi warga Kabupaten Lombok Utara (KLU) tetapi ada juga yang datang dari Lombok Timur.

---------------------------

HUJAN mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Lombok Utara, sore itu. Tak terlalu lebat, tetapi cukup lama. Satu jam lebih. Baru benar-benar reda sekitar pukul 17.20. "Kalau tidak hujan biasanya ramai," kata Musmuliadi.

Ya, ketika Lombok Post tiba, suasana cukup sepi. Hanya seorang penjual udang yang berhenti. Tapi tidak lama. Setelah keluar dari kamar mandi, dia langsung berlalu menggunakan sepeda motornya, dengan masih mengenakan jas hujan.

Kemudian datang lagi beberapa orang. Ada Musmuliadi bersama anaknya yang berusia enam tahun. Tak lama berselang, tiba Suhaili bersama istri dan seorang anaknya. Dia beberapa kali mengambil foto anaknya dengan latar "Rest Area Lokok Putek". Demikian juga pengunjung lainnya.

Sore itu tak seramai biasanya. Hanya belasan orang saja yang datang ngabuburit. Musmuliadi mengaku, jika tak hujan, pengunjung sangat ramai. "Orang sekitar sini saja," katanya, menceritakan tentang suasana Ngabuburit di Rest Area Lokok Putek.

Dia menceritakan, kiri kanan jalan ramai. Ada yang hanya duduk-duduk di pinggir jalan atau di dalam rest area. Ada lagi yang turun ke sungai hingga memilih tetap di jembatan. "Tadi karena hujan aja, makanya sepi," kata Taun Adi, sapaan akrab Musmuliadi.

Rest area yang ada di Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan ini, menjadi salah satu tempat ngabuburit favorit di Lombok Utara. Ada beberapa daya tarik tempat ini. Di samping menawarkan suasana pegunungan, ada sungai yang sangat jernih. "Airnya warna putih karena ini air belerang," ujar Tuan Adi.

Air sungai tersebut, katanya, berasal dari aliran Segara Anak Gunung Rinjani. Di rest area ini memang terdapat sungai yang cukup besar. Namanya Kokok (sungai) Putek, yang oleh warga Bayan disebut Lokok Putek. Sayangnya, ketika Lombok Post ke lokasi, air sungai keruh karena baru selesai hujan.

Rest area ini berbatasan dengan wilayah Kabupaten Lombok Timur. Sebelah timur jembatan sudah masuk Kabupaten Lombok Timur. Yaitu Dusun Kokok Putek, Desa Biloq Petung, Kecamatan Sembalun. Sementara barat jembatan, atau lokasi rest area masih wilayah Lombok Utara. Yaitu Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan.

Jadi, yang ngabuburit di rest area Lokok Putek tidak saja warga KLU, tapi juga didatangi masyarakat Lombok Timur. "Bahkan yang dari Desa Sajang (Kecamatan Sembalun) juga (ngabuburit) ke sini," kata Tuan Adi lagi.

Suhaili, pengunjung yang lain mengatakan, rest area Lokok Putek sudah menjadi tempat wisata alternatif bagi masyarakat. Pada hari libur, di luar Ramadan, banyak pengunjung yang datang. "Karena sungainya bagus, warna putih. Di bawahnya ada air terjun," jelasnya.

Pria asal Dusun Kokok Putek, Desa Biloq Petung, Kecamatan Sembalun ini juga mengakui selalu ramai saat ngabuburit. Menurutnya, dengan suasana pegunungan membuat pengunjung akan merasa betah. "Bisa melihat pemandangan Gunung Rinjani," katanya.

Karena itulah, ketika ada waktu, dia selalu mengajak keluarganya untuk ngabuburit ke Rest Area Lokok Puteq. Menunggu waktu berbuka puasa di tempat tersebut, menurutnya, cukup menyenangkan. "Kalau saya pribadi, sangat menyenangkan karena bisa lihat suasana alam yang indah," ujar Suhaili.

Kepala Desa Sambik Elen Muhammad Katur mengatakan, di rest area ini kerap jadi tempat istirahat pengendara. Terutama mereka yang dari perjalanan jauh. "Sekarang itukan sudah ada tempat istirahatnya. Sudah ada jeding (toilet), musala," katanya.

Dia berencana, ke depan pemerintah desa akan memaksimal keberadaan Rest Area Lokok Putek. Misalnya dengan menyedikan lapak untuk produk lokal. Dengan begitu, akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Kita juga akan terus perkenalkan rest area ini," katanya. (HABIBUL ADNAN/r3)

 

Editor : Pujo Nugroho
#pertumbuhan #pegunungan #pengunjung #ngabuburit #rest area #Lombok Utara