Restoran The Well Lombok kini menjadi primadona baru wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Restoran ini viral setelah pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dalam wawancara di kanal YouTube The Haye Way mengungkap bahwa keluarga istrinya memiliki sebuah restoran yang ramah anak-anak dan menawarkan beragam kuliner sehat atau healthy food.
-----------------------------
"Welcome to The Well Lombok. Enjoy your meal, Please," suara pramusaji itu menyapa ramah ke setiap pengunjung yang masuk ke teras restoran.
Mayoritas adalah turis asing yang baru pulang dari pantai di sekitar Mandalika. Seperti Pantai Kuta, Mawun, Pantai Tanjung Aan dan Selong Belanak.
Nah, setelah berjemur di pantai, mereka ngadem di restoran The Well Lombok. Banyak yang masih mengenakan baju pantai.
Ada yang memakai singlet, tank top dengan bawahan kain khas Lombok.
Menariknya, banyak pasangan yang datang membawa anak-anak kecil.
Seakan sudah hafal tata letak restoran, anak-anak turis itu berlarian ke bagian belakang.
Rupanya mereka langsung menuju ke tempat playground.
Di sana, mereka bermain pasir. Ada juga mainan kitchen set alat memasak buat anak-anak.
Sebagian lagi bermain jual beli es krim. Suara ceria khas anak-anak bersahut-sahutan di area playground yang cukup luas itu.
"Kami yang langsung mengawasi anak-anak di playground ini," Amber, salah seorang pengasuh.
Bagaimana dengan orang tuanya? Mereka langsung duduk manis di sofa dan kursi yang tertata rapi.
Tidak berselang lama, para pramusaji mengantarkan menu makanan ke meja-meja tamu.
"Saya suka menu dan suasana restoran ini. Apalagi saya seorang vegetarian. Menu vegan banyak di sini," kata Joshua, turis asal Bonn, Jerman.
Joshua memesan beef burger, spicy tuna dan tempe goreng manis.
Menu yang sama disantap oleh istrinya bernama Nele.
Mereka memesan kopi kelapa sebagai minumannya.
Para tamu di meja yang lain juga sibuk menyantap hidangan.
Ada yang makan sambil ngobrol dengan teman dan pasangannya.
Beberapa juga terlihat mengunyah makanan sambil asyik scroll gadget di tangannya.
Para pengunjung tidak hanya di ruang utama.
Beberapa juga ada yang nongkrong di ruang co-working yang terletak di sisi barat meja kasir.
Ini ruangan bisa dipakai oleh pengunjung sambil mengerjakan tugas atau pekerjaan.
Tidak heran di ruangan memanjang itu berjejer pengunjung duduk sambil membuka laptop.
"Saya berwisata sambil kerja sih. Karena ada proyek konstruksi yang saya kerjakan di Mataram," kata Vina, wisatawan asal Semarang, Jawa Tengah.
Diketahui, The Well Lombok dimiliki oleh pasangan suami istri asal Belanda. Namanya Tim Louwaars, 41 tahun dan Joelle Louwaars, 37 tahun.
Tim Louwaars memiliki hubungan persaudaraan dengan Evi Louwaars, yang tak lain istri Kevin Diks.
Hubungan saudara itu terjalin karena orang tua mereka adalah kakak beradik.
"Istri Kevin Diks ini adalah sepupu saya," tutur Tim kepada Lombok Post.
Diceritakan, dia dan istrinya mendirikan The Well Lombok mulai Juli 2024.
Meski baru berdiri sembilan bulan, banyak pengunjung yang berdatangan ke restoran yang terletak di Jalan Mawun, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah tersebut.
Itu terjadi karena kekhasan menu restoran.
Pengunjungnya adalah mereka yang menerapkan pola hidup sehat tanpa bahan pengawet dan gula.
"Semua makanan di sini tidak mengunakan gula. Semua dari bahan organik," jelas Tim.
Selain mengambil dari supplier resmi, bahan baku makanan juga banyak diolah dari kebun yang dikelola sendiri di area restoran.
Di sana, dia menanam terong, tomat, bayam, sawi serta kacang-kacangan.
Bahkan pihaknya tidak menggunakan minyak goreng kemasan untuk menggoreng makanan.
Tapi memanfaatkan minyak kelapa (coconut oil).
Kini, setelah usahanya berjalan sembilan bulan, Tim dan istrinya bersyukur memutuskan untuk investasi di Lombok. Padahal awalnya dia tertarik investasi di Bali.
Tapi seorang temannya menyampaikan bahwa suasana lebih enak di Lombok.
"Teman saya bilang Lombok lebih tenang, lebih asyik daripada Di Bali. Ternyata benar. Akhirnya saya tinggal di sini sama istri dan empat anak saya sekarang," kata lalu tertawa.
Terkait Kevin Diks, Tim merasa bangga dan mendukung penuh keberadaannya di Timnas Indonesia.
Pria 41 tahun itu pun mendukung dan sangat berharap Indonesia bisa masuk ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
"Ini bagus sekali bagi Indonesia untuk menumbuhkan gairah sepak bolanya. Saya harap Indonesia lolos di Piala Dunia 2026," tandas pria berkepala plontos itu.
Lebih jauh dia berharap Kevin Diks bisa datang berkunjung ke Lombok.
Pemain FC Copenhagen itu memang pernah berkunjung ke restoran itu pada Desember 2023.
Tapi saat itu restoran belum mulai operasi.
"Tentu saya berharap Kevin Diks dan istrinya bisa datang lagi ke sini. Ini untuk menemui keluarganya juga. Bukan semata-mata untuk meramaikan restoran ini saja," ujar ayah 4 anak itu.
General Manager (GM) The Well Lombok Chacha menambahkan pihaknya mengusung konsep restoran family dengan ragam menu healthy food.
Tidak heran mayoritas pengunjung memang pasangan yang sudah berkeluarga.
"Mereka bisa makan tenang tanpa khawatir dengan anak-anaknya. Karena di sini ada playground dan tempat penitipan bayi lengkap dengan pengasuhnya," jelas Chacha.
Konsep restoran yang diterapkan The Well Lombok tidak lepas dari gaya hidup sehat keluarga Tim Louwaars, dan Joelle Louwaars.
Sehingga sebelum membuka restoran itu, keluarga Louwaars sudah dahulu mengonsumsi bahan makanan seperti itu.
"Jadi benar-benar menjunjung tinggi kesehatan. Sehingga mereka ingin menuangkan konsep hidup sehat ini agar orang-orang atau customer datang untuk mencoba setiap menu," tandas perempuan asal Bandung itu. (Umar Wirahadi/r3)
Editor : Kimda Farida