Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menikah dengan Pria, Intan Anggraeni Mendapati sang Suami Perempuan

Redaksi • Jumat, 10 April 2026 | 09:47 WIB
LAPOR POLISI: Intan bersama penasihat hukum Eko NSR (kiri) dan Hendra JS (kanan). Erfastino Reynaldi Malawat, pria yang menikahi Intan, ternyata perempuan. (NABILA AMELIA/RADAR MALANG GRUP JAWA POS)
LAPOR POLISI: Intan bersama penasihat hukum Eko NSR (kiri) dan Hendra JS (kanan). Erfastino Reynaldi Malawat, pria yang menikahi Intan, ternyata perempuan. (NABILA AMELIA/RADAR MALANG GRUP JAWA POS)

LombokPost - Intan Anggraeni mendapati Erfastino Reynaldi Malawat, pria yang menikahinya secara siri, ternyata perempuan pada malam pertama. Intan diiming-imingi rumah sampai supercar, tapi yang paling membuatnya luluh hingga mau menikah, Erfastino berjanji membawanya mengobati kaki ke Thailand.

YANG dimulai pada Hari Kasih Sayang, 14 Februari, tak selalu berakhir dengan hati yang riang. Intan Anggraeni, misalnya, tak hanya pernikahannya dengan Erfastino Reynaldi Malawat tumbang, dia juga akhirnya memilih melaporkan mantan tambatan hatinya itu ke pihak berwenang.

Sebab, “pria” yang dipacari perempuan Kota Malang, Jawa Timur, mulai 14 Februari lalu dan menikahinya secara siri pada 3 April itu ternyata perempuan. Kedok Erfastino itu terbongkar di malam pertama.

Baca Juga: Catut Nama Pejabat Dukcapil Mataram, Puluhan Calon Jemaah Haji Nyaris Tertipu

“Saya mengadu kepada keluarga sambil menangis,” kata Intan yang berasal dari Blimbing, Kota Malang, itu, sebagaimana dilansir Radar Malang Grup Jawa Pos, Kamis (9/4).

Pada Minggu (5/4), keluarga Intan pun mengusir Erfastino secara halus. Esok harinya, Erfastino berupaya menghubungi Intan melalui WhatsApp, bahkan sempat mampir ke rumah. Namun, akhirnya melarikan diri.

Hari itu juga, keluarga Intan langsung mencari tahu seluk-beluk Erfastino, mulai dari keluarga hingga aset-aset perempuan 36 tahun tersebut di Kota Batu. Pihak keluarga juga mengecek rencana pernikahan di Grand Mercure Mirama Malang, tapi semuanya nihil. Intan pun akhirnya melapor ke Polresta Malang Kota, Rabu (8/4).

Baca Juga: Puluhan Warga Semarang Tertipu Tagihan Tilang dari Kejaksaan yang Dikirim lewat SMS dan WA, Kejari Semarang Pastikan Penipuan

Awal Perkenalan

Intan dan Erfastino pertama berkenalan pada awal Februari. Keduanya bertemu di salah satu tempat karaoke di Kota Batu, destinasi wisata yang bertetangga dengan Kota Malang.

Di tempat karaoke itu, Intan bekerja sebagai pemandu lagu. Sementara Erfastino kerap berkunjung. Erfastino mengaku bahwa dia asli Manado, Sulawesi Utara, namun tinggal di Jakarta Utara.

Baca Juga: AWAS JANGAN TERTIPU! Harga Emas Tembus Rp2,9 Juta, Ini 4 Trik Rahasia Bedakan Emas Asli vs Palsu Agar Tak Jadi Korban Penipuan!

Erfastino juga mengaku bekerja sebagai konsultan proyek dan pemilik agensi Libra yang bermitra dengan aplikasi Bigo. Dia juga bercerita kalau dirinya putra salah seorang anggota legislatif yang masih aktif di Makassar, Sulawesi Selatan. Di sela-sela kesibukannya, Erfastino merawat seorang putra.

Sementara Intan pernah menikah, namun berpisah dengan mantan suaminya karena mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). KDRT itu menyebabkan kaki Intan sakit.

Intan dan Erfastino mulai berpacaran pada 14 Februari 2026. Selama pacaran, Intan kerap diantar jemput, baik saat kembali ke rumahnya di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, maupun rumah indekosnya di Kota Batu.

Eko NSR, salah seorang kerabat yang mendampingi proses hukum Intan, mengungkapkan, sekilas tidak ada yang janggal dengan Erfastino. Baik dari perawakan, suara, maupun tindakan, semuanya seperti pria.

"Suaranya enggak mendayu-dayu seperti perempuan. Jadi, saat bertemu ya memang seperti laki-laki," ungkap Eko, yang baru bertemu dengan Erfastino sekali pada hari dia diusir dari kediaman orang tua Intan, Ahad (5/4).

Selama berpacaran, Intan kerap menerima beberapa pemberian dari Erfastino, mulai dari tas, sepatu, hingga uang untuk membayar kebutuhan. Jika ditotal, uang yang pernah diberikan senilai Rp 10 juta. Namun, Erfastino meminta uangnya itu kembali.

Melamar Intan

Ada berbagai pertimbangan yang membuat Intan akhirnya luluh dan bersedia menerima lamaran Erfastino untuk menikah. "Kaki Mbak Intan ini sakit. Erfastino berjanji membawa Mbak Intan berobat ke Thailand," ungkap Eko.

Ada pula iming-iming berupa supercar Lamborghini, yang diklaim Erfastino, sudah tercapai kesepakatan dengan staf sebuah dealer di Kota Malang. Erfastino juga berjanji membeli rumah punden milik keluarga Intan yang nantinya juga diperuntukkan untuk Intan.

Erfastino mengaku pula memiliki villa di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu. Juga, tempat kos di Jalan Pandean Gang 1 di kota yang sama.

Sampai April, untuk urusan pernikahan, Erfastino hanya menyampaikan sudah diurus oleh event organizer. Namun, tak pernah ada ajakan survei makanan atau fitting baju pengantin.

Lalu mendadak, Erfastino menyampaikan bahwa neneknya meninggal dunia pada 2 April. Sesuai adat, pernikahan keduanya harus dipercepat. Keduanya lantas menikah siri tanggal 3 April di kediaman orang tua Intan. Namun, bagai disambar petir, pada malam pertama, identitas sang suami akhirnya terbuka.

Janji Pernikahan Mewah

Sebelum menikah siri, Erfastino sempat meminta Intan mencari pinjaman ke tetangga senilai Rp 1,5 juta. Tujuannya, berbelanja persiapan pernikahan dan mahar senilai Rp 100 ribu.

Padahal, dari cerita Intan, Erfastino pernah menyampaikan akan menggelar pesta pernikahan mewah. "Katanya gaun dan make-up dari Ivan Gunawan. Lalu mau undang artis seperti Judika, (Orkes Melayu) Adella, sampai (grup musik) NDX A.K.A," katanya.

Pasca diusir, Erfastino sempat mengancam akan melaporkan Intan balik karena viralnya kisah mereka. "Terakhir pada Rabu malam (8/4) sekitar pukul 20.00. Dia sempat WhatsApp akan melaporkan saya balik, dan menagih barang-barang maupun uang yang pernah diberikan selama pacaran," kata Intan. (NABILA AMELIA, Kota Malang/ttg/JPG/r3)

Editor : Redaksi
#Pemandu Lagu #Malam pertama #pernikahan #kota batu #Perempuan