Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sensasi Ngopi Harga Rp 5 Ribuan yang Ramai Diburu Pelajar hingga Pegawai, Rela Berpanas-panasan demi Segelas Kopi 'Raisa' di Jantung Kota Praya

Lestari Dewi • Jumat, 29 Mei 2026 | 15:56 WIB
VIRAL DI MEDSOS: Sejumlah konsumen saat memesan aneka minuman kopi di Kedai Nescafe di Praya, Lombok Tengah, Rabu (27/5). (Dewi/Lombok Post)
VIRAL DI MEDSOS: Sejumlah konsumen saat memesan aneka minuman kopi di Kedai Nescafe di Praya, Lombok Tengah, Rabu (27/5). (Dewi/Lombok Post)

 

Panas Praya siang itu bikin orang ingin cepat-cepat mencari tempat teduh. Tapi di salah satu titik, sejumlah orang justru memilih bertahan di pinggir jalan. Mereka menunggu giliran membeli kopi dingin.

----

MATAHARI tepat berada di atas kepala Kota Praya, Lombok Tengah. Siang itu, aspal jalanan seperti menyemburkan uap panas yang menyengat kulit.

Namun, gerah yang membakar tidak menyurutkan langkah belasan orang untuk berdiri berjejer. Mereka membentuk antrean panjang di bahu jalan. Bukan untuk mengantre sembako. Mereka berburu segelas kesegaran penawar dahaga.

Di tengah menjamurnya kafe permanen berkonsep estetik hingga hiruk-pikuk sepeda motor kopi keliling atau starling yang merajai sudut kota, fenomena baru mencuri perhatian warga Praya.

Namanya Kedai Nescafe on the Go. Belakangan, kedai ini mendadak viral di media sosial dan menjelma menjadi spot singgah paling diburu.

Baca Juga: Akhir Pekan di Bawah Tenda Lembah Datu, Anak Muda Ikut Mengelola dan Membuka Peluang Ekonomi Baru

Dari jarak puluhan meter, kedai ini sudah memanjakan mata. Warnanya merah menyala. Kontras membelah dominasi warna abu-abu jalanan kota.

Begitu melangkah mendekat, pandangan konsumen langsung disambut sosok penyanyi ternama tanah air Raisa. Melalui banner besar yang terpajang, senyum Raisa seolah ikut menyapa setiap pencinta kopi yang datang.

“Awalnya penasaran karena sering lewat fyp TikTok, kok ramai terus. Pas ke sini, wah, kedainya mencolok banget warna merah. Terus ada foto Raisa juga, jadi makin penasaran pengen coba,” ucap Luluk Kurnia Sari yang sedang mengantre, Rabu (27/5).

Amar Ramdani, salah satu kru kedai Nescafe mengatakan, daya tarik utama yang membuat kedai mini ini tidak pernah sepi pengunjung yakni harganya yang bersahabat.

Saat kafe modern mematok harga puluhan ribu untuk segelas kopi, Nescafe on the Go Praya mendobrak pasar dengan harga ramah di kantong.

Baca Juga: Mengintip "Hidden Gem" di Pesisir Sekotong Barat, Menepi ke Beach Camp Lombok, Sulap Lahan Kosong Jadi Surga Glamping

“Harganya mulai dari Rp 5 ribu hingga tertinggi Rp 15 ribu,” katanya.

Kepopuleran kedai ini bukan sekadar isapan jempol. Angka penjualan yang tinggi menjadi bukti warga Praya telah jatuh cinta pada racikan kopi ramah kantong itu. Menurut Amar, puncak keramaian justru terjadi pada hari-hari produktif saat masyarakat sibuk beraktivitas.

“Kalau tidak libur nasional, biasanya ramai dibeli kalangan pelajar dan pegawai. Sehari bisa habis 200 lebih cup kopi,” ungkap pria asli Praya ini.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Alam Lombok Tengah di Bagian Utara, Benang Kelambu, Pesona Tirai Air yang Menghipnotis Pengunjung

Amar menuturkan, pengelolaan kedai kopi ini dilakukan secara profesional dan terstruktur. Keberadaannya dikontrol langsung seorang kepala area yang memegang kendali di setiap kecamatan. Konsep semi-terbuka juga memberikan pengalaman visual bagi pengunjung.

Hadirnya kedai ini memperlihatkan langsung kepada konsumen bagaimana barista meracik segelas kopi pesanan mereka dengan cekatan.

“Di Praya sendiri kedai ini sangat ramai karena dari data internal kami penjualannya memang cukup tinggi,” beber Amar.

Bagi Anda yang penasaran atau tiba-tiba dilanda kantuk di tengah aktivitas, kedai merah ikonik ini siap melayani hampir sepanjang hari. “Kami buka mulai pagi pukul 08.30 WITA hingga malam pukul 21.45 WITA,” tutupnya ramah.

Baca Juga: Cara Maysarah Menjaring Pasar Digital dari Kilau Mutiara, Jor-joran Beriklan di Media Sosial Bikin Pesanan Mutiara Banyak Datang dari Luar Daerah

Meski harus berdiri beberapa menit di bawah sengatan matahari Praya, raut wajah para pengantre tidak menunjukkan kekesalan. Bagi mereka, rasa lelah itu akan langsung terbayar begitu segelas kopi dingin berpindah ke tangan. 

Editor : Kimda Farida
#sensasi ngopi #nescafe #Pelajar #diburu #Kota Praya