Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemeriahan Pembukaan MTQ NTB 2026 ke-31 di Lombok Tengah, Serambi Kuliner Diserbu hingga Pengunjung Rela Lesehan di Rumput

Lestari Dewi • Jumat, 12 Juni 2026 | 09:07 WIB
Para remaja putri berburu pernak-pernik cantik di salah satu stand Serambi Kuliner yang hadir di venue utama MTQ NTB 2026 ke-31 di Bencingah Agung Masmirah, Loteng, Selasa (9/6) lalu. (Dewi/Lombok Post)
Para remaja putri berburu pernak-pernik cantik di salah satu stand Serambi Kuliner yang hadir di venue utama MTQ NTB 2026 ke-31 di Bencingah Agung Masmirah, Loteng, Selasa (9/6) lalu. (Dewi/Lombok Post)

 

 

Lantunan ayat suci Alquran mengalun dari panggung utama. Tidak jauh dari sana, malam pembukaan MTQ XXXI NTB juga menjadi ruang bagi pedagang kecil menjemput rezeki di tengah keramaian Bencingah Agung Masmirah.

----

SUASANA malam Selasa (10/6) benar-benar hidup di sekitar Bencingah Agung Masmirah. Ribuan pasang mata tumpah ruah memadati area luar panggung utama. Anak-anak datang bergandengan dengan orang tua, menanti rangkaian pembukaan MTQ XXXI NTB.

Di panggung utama, suasana terasa khidmat dan megah. Namun, denyut berbeda muncul saat melipir ke sisi timur Bencingah, tepat di depan Kantor Bupati Lombok Tengah. Di sana, geliat ekonomi terasa. Ratusan penonton silih berganti memadati Serambi Kuliner, ruang festival pangan yang dihadirkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng.

Baca Juga: Menyaksikan Ketegangan Pagi di Markas Polres Loteng, Massa Merangsek ke Pendopo, "Provokator" Diringkus!

Sebanyak 75 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terbagi dalam 35 stan sibuk melayani pembeli. Pengunjung datang tanpa putus. Perjuangan para pedagang itu sudah dimulai sejak siang. Mereka tidak hanya berasal dari Lombok Tengah, tetapi juga dari sembilan kabupaten/kota lainnya.

“Kami sudah bersiap dan hadir di lokasi sejak pukul 11.00 Wita. Menyiapkan aneka makanan dan minuman segar karena tahu antusiasme warga pasti meledak malam ini,” ujar Erni, salah seorang pelaku UMKM di lokasi.

Khusus untuk tuan rumah Lombok Tengah, menu yang disajikan menyesuaikan tren masa kini. Berbagai kuliner kekinian yang diminati Gen Z berjejer rapi. Minuman segar juga menjadi pilihan pengunjung untuk melepas dahaga.

 

Tidak jauh dari kepulan asap kuliner, pengunjung juga menikmati pameran seni kriya. Ragam kekayaan budaya daerah dipajang dengan apik. Mulai dari keris pusaka, kain songket khas Sasak, hingga kerajinan rotan. Stan yang menjual pernak-pernik unik juga menjadi magnet tersendiri bagi remaja putri.

“Kita libatkan semua potensi produk pada 12 kecamatan, memang untuk kuliner disarankan yang digemari Gen Z sehingga pelaku UMKM menyesuaikan,” kata Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Loteng Baiq Yuliana Sapriani, Kamis (11/6).

Padatnya pengunjung membuat fasilitas yang disiapkan panitia tidak lagi memadai. Meja dan kursi di dalam area stan penuh sejak awal acara dimulai.

Baca Juga: Ketua DPRD Loteng Tegaskan Kekerasan terhadap Santri Tak Boleh Terulang

Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangat warga menikmati malam pembukaan MTQ. Pengunjung yang tidak kebagian tempat duduk memilih lesehan di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah. Mereka menikmati hidangan di atas rumput. Tawa dan kebersamaan mengisi malam di bawah langit Kota Praya yang cerah.

Malam pembukaan MTQ XXXI NTB meninggalkan catatan manis. Acara itu tidak hanya menjadi panggung syiar dan prestasi bagi para qari dan qariah. Pembukaan MTQ juga menjadi pesta rakyat yang menggerakkan ekonomi kecil dan menghadirkan ruang kebahagiaan bagi masyarakat. 

Editor : Akbar Sirinawa
#MTQ NTB 2026 #disperindag loteng #pelaku UMKM #pembukaan #Diserbu