Targetkan Perputaran Ekonomi Hingga Rp 40 Miliar, MTQ XXXI Provinsi NTB 2026

LombokPost-Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 dipastikan tidak sekadar menjadi panggung kompetisi syiar Islam. Lebih dari itu, gelaran ini diproyeksikan mampu mendongkrak perekonomian lokal secara signifikan.
Sebagai tuan rumah, Pemkab Lombok Tengah (Loteng) memasang target tinggi. Perputaran uang selama momentum ini diestimasi mampu menembus Rp 30 miliar hingga Rp 40 miliar.
“Kami menargetkan perputaran ekonominya hingga Rp 40 miliar,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya saat konferensi pers di kantor bupati, Kamis (4/6).
Target itu dinilai realistis. Datangnya 900-an kafilah, dewan hakim, official, hingga para pencinta Alquran dari seluruh penjuru Bumi Gora dipastikan akan membawa efek domino yang langsung menyentuh perekonomian masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna (Tastura).
“Kita tidak hanya membidik sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi sebagai tuan rumah. Namun, sukses ekonomi masyarakat juga menjadi prioritas utama. Kehadiran ribuan tamu ini adalah pasar potensial yang harus kita tangkap,” ungkapnya.
Berdasarkan pemetaan di lapangan, kata Sekda, perputaran modal dalam skala besar ini akan mengalir ke sejumlah sektor riil. Antara lain, sektor akomodasi dan perhotelan seperti hotel, homestay, hingga rumah warga yang disewa sebagai pemondokan kafilah.
Kemudian sektor kuliner dan jasa boga. Kebutuhan konsumsi harian berskala besar siap menghidupkan rumah makan lokal, katering, hingga pedagang kaki lima.
Sektor transportasi dan jasa juga dipastikan mendapat dampak seiring tingginya mobilitas antar-panggung utama dan lokasi pemondokan.
Di sisi lain, Pemkab sudah menyediakan empat unit mobil dan dua unit motor yang bisa dipergunakan selama acara bagi setiap kafilah kabupaten/kota.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




