LombokPost--Bekerja sama dengan klub-klub satelit di berbagai kota, Susy Susanti berharap PB Jaya Raya yang kini dipimpinnya bisa menjaring lebih banyak bibit unggul.
Dan, kelak nantinya bisa digembleng tak cuma untuk jadi atlet berprestasi, tapi juga berkarakter.
----------------------------
DI usia yang ke-50 tahun, PB Jaya Raya mengusung misi besar untuk terus mencetak generasi emas bulu tangkis Indonesia.
Usia setengah abad tersebut juga menandai regenerasi organisasi dari sebelumnya ketua umum diemban Rudy Hartono kini beralih ke sang pengganti, Susy Susanti.
“Buat saya ini sebetulnya bukan pergantian, tapi meneruskan regenerasi dan juga visi-misi yang ke depannya memang kami harapkan bisa jauh lebih baik lagi,” kata Susy kepada Jawa Pos di sela syukuran HUT-ke 50 Tahun di GOR Ciputra PB Jaya Raya, Tangerang Selatan, Senin (10/8).
Baca Juga: Komunitas Bawah Pohon Pustaka, Cara Anak Muda Menghidupkan Literasi,
Selama lima dekade, lanjut Susy, Jaya Raya terus bisa menciptakan, membina, dan menciptakan atlet.
Karena itu, ke depannya, peraih emas tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992 itu berharap bisa bersama-sama bekerja keras dan membina bibit-bibit unggul yang ada.
“Saya berharap, PB Jaya Raya terus melahirkan atlet yang rendah hati, disiplin, berkarakter, dan jadi inspirasi bagi banyak orang,” ucapnya.
Selain itu, misi membentuk atlet berkarakter juga sekaligus untuk membantu PP PBSI selaku induk organisasi badminton.
“Kami membangun dan membina atlet-atlet ini untuk selanjutnya diserahkan ke PP PBSI untuk dijadikan juara, tidak hanya juara nasional, tapi juga juara dunia,” ucapnya.
Persaingan Kompetitif
Lantas, apa yang akan dibenahi Susy dalam kedudukannya yang baru sebagai ketua? Istri peraih emas tunggal putra Olimpiade Barcelona 1992 Alan Budikusuma itu menuturkan, saat ini persaingan antarklub di Indonesia semakin kompetitif.
Dia bersyukur Jaya Raya sekarang bisa menjaring bibit yang lebih banyak lagi.
Baca Juga: Tim PKM Unram Salurkan Teknologi Pascapanen Cabai ke Poktan Desa Jurit
“Sekarang ini ada klub-klub kecil satelit kita yang otomatis kan itu akan membuat kami lebih mudah memantau bibit dari berbagai daerah,” ucapnya.
Susy menuturkan, menaikkan standar juga menjadi targetnya sebagai nakhoda baru PB Jaya Raya. Baik standar teknik maupun standar prestasi.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya Trisna Muliadi menuturkan, capaian Jaya Raya di usia yang ke-50 merupakan kontribusi berbagai pihak.
"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada almarhum Bapak Ciputra yang meyakini bahwa prestasi adalah hasil, tapi pembentukan manusia adalah warisan yang sesungguhnya,” katanya.
Bagi pihaknya, bulu tangkis bukan sekadar mengejar gelar. Tapi, yang lebih penting adalah bagaimana olahraga tersebut membentuk karakter.
Baca Juga: Biaya Diprediksi Bertambah, Pembangunan Gedung Baru DPRD NTB Tetap Gunakan Skema Single Years
“Bulu tangkis mengajarkan disiplin, kerja keras, sportivitas, ketangguhan, dan kerendahan hati. Nilai-nilai inilah yang kami harapkan akan terus dibawa oleh para atlet, bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan,” tuturnya. (*/ttg/JPG/r3)
Editor : Kimda FaridaSumber : Jawa Pos