Butuh 40 Tahun, Tom Cruise Akhirnya Menjadi Sosok Digger

Alfian Yusni • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB
Bagi  Tom Cruise, membangun karakter tidak hanya soal dialog dan akting. Kostum, riasan, warna, hingga cara kamera menangkap sosok karakter menjadi bagian dari proses tersebut. (ist)
Bagi Tom Cruise, membangun karakter tidak hanya soal dialog dan akting. Kostum, riasan, warna, hingga cara kamera menangkap sosok karakter menjadi bagian dari proses tersebut. (ist)

lombokpost – Tom Cruise tampil nyaris tak dikenali dalam Digger. Aktor yang selama ini identik dengan aksi laga tersebut berubah total menjadi Digger Rockwell, miliarder baron minyak dengan perut buncit, rambut putih menipis, riasan prostetik, dan aksen khas Amerika Selatan.

“Butuh waktu 40 tahun bagiku untuk menjadi karakter ini,” ujar Cruise, menggambarkan proses panjang yang dilaluinya untuk menemukan sosok Digger.

Transformasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Digger, film komedi satir politik terbaru sutradara peraih empat Oscar Alejandro G. Iñárritu.

Baca Juga: Tom Cruise Raih Academy Honorary Award 2025, Momen Bersejarah Sang Ikon Hollywood

Warner Bros Pictures baru saja merilis final trailer film yang dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Utara pada 2 Oktober 2026.

Dalam trailer berdurasi sekitar 2 menit 26 detik itu, Digger digambarkan sebagai salah satu orang paling berkuasa di dunia. Masalah muncul ketika aktivitas bisnisnya ikut memicu krisis global yang mengancam bumi.

Ironisnya, Digger kemudian harus menjadi penyelamat dunia dari kehancuran yang turut disebabkannya sendiri.

Baca Juga: Mission: Impossible 8 Jadi Film Termahal, Tom Cruise Kejar Box Office Rp 16 Triliun

“Aku tidak akan mempermanis ini. Kita sedang dalam posisi sulit,” ujar Digger dalam trailer saat membicarakan ancaman yang dihadapinya.

Presiden Amerika Serikat yang diperankan John Goodman kemudian menugaskan Digger untuk membereskan kekacauan tersebut.

Riz Ahmed tampil sebagai salah satu karakter penting yang berhadapan dengan sang taipan minyak.

Baca Juga: Tom Cruise dan Ana de Armas Bintangi Film Deeper, Petualangan Bawah Laut Berbalut Supranatural

Film ini juga dibintangi Sandra Hüller, Michael Stuhlbarg, Jesse Plemons, Sophie Wilde, dan Emma D'Arcy.

Final Trailer Picu Teori Musikal

Alih-alih hanya memperjelas cerita, final trailer Digger justru memunculkan misteri baru. Sejumlah penonton menduga film tersebut diam-diam merupakan musikal.

Spekulasi itu muncul setelah penggemar mencermati beberapa adegan dalam trailer yang dianggap menyerupai koreografi musikal.

Baca Juga: Tom Cruise Tampil Lebih Manusiawi di Mission: Impossible - The Final Reckoning

Penggunaan panggung berputar dan adegan sejumlah karakter yang tampak seperti sedang bernyanyi ikut memperkuat teori tersebut.

Penulis Jason Pargin bahkan ikut membicarakan spekulasi itu di media sosial. Ia menyebut teori bahwa Digger merupakan musikal rahasia sebagai salah satu teori konspirasi favoritnya.

Namun, teori tersebut tidak bertahan lama. Variety melaporkan dua sumber yang mengetahui produksi film memastikan bahwa Digger bukan film musikal.

Baca Juga: Mission Impossible The Final Reckoning Tayang 23 Mei di Indonesia, Tom Cruise Kembali Hadapi AI

Spekulasi itu justru menjadi hiburan tersendiri bagi tim produksi karena menunjukkan bagaimana penonton membedah setiap detail dalam trailer.

Di balik kehebohan tersebut, perhatian kembali tertuju pada proses Cruise membangun karakter Digger.

Iñárritu mengatakan ide mengenai proyek ini telah berputar di kepalanya selama bertahun-tahun, bahkan sejak ia menyelesaikan The Revenant.

Baca Juga: Aktor Tom Cruise Jadi Bintang Tamu Run SeokJin Bareng Jin BTS, Sekalian Promosikan Film Mission Impossible 8

“Kami sudah ingin bekerja sama sejak awal abad ini,” kata Iñárritu.

Sutradara Amores Perros itu mengaku telah lama mengagumi Cruise sebagai aktor. Menurut dia, bekerja dengan Cruise juga membuatnya menemukan sosok manusia di balik bintang Hollywood tersebut.

Cruise pun memiliki alasan tersendiri menerima proyek ini. Ia merupakan penggemar karya Iñárritu, termasuk film terobosannya, Amores Perros, yang dirilis pada 2000.

Baca Juga: Produksi Film Teater Orisinal, Warner Bros Discovery Capai Kesepakatan Dengan Tom Cruise

Ketika Iñárritu memperlihatkan visi visual Digger kepadanya, Cruise langsung tertarik.

“Alejandro menunjukkan visinya dan berkata, 'Aku ingin kamu terlihat seperti ini.' Saat itu aku berpikir, 'Orang ini benar-benar punya nyali,' dan aku langsung bilang, 'Aku tidak sabar. Ayo kita lakukan,'” ujar Cruise.

Bagi Cruise, membangun karakter tidak hanya soal dialog dan akting. Kostum, riasan, warna, hingga cara kamera menangkap sosok karakter menjadi bagian dari proses tersebut.

Baca Juga: Ismul Hidayat Nilai Pemkot Belum Serius Anggarkan Sektor SDM dan Ekonomi

Ia bahkan menaruh perhatian pada detail kecil seperti warna sepatu koboi, celana pendek, hingga lokasi syuting.

Proses itu didukung jajaran kreator berpengalaman. Sinematografi Digger ditangani Emmanuel Lubezki, kolaborator Iñárritu yang juga peraih Oscar. Sementara penyuntingan dipercayakan kepada Stephen Mirrione.

Desain produksi dikerjakan Dennis Gassner, sedangkan tata rias prostetik ditangani Kazu Hiro. Ketiganya juga merupakan peraih Oscar.

Baca Juga: Bea Cukai Mataram Musnahkan 6,7 Juta Batang Rokok Ilegal

Iñárritu menulis skenario bersama Alexander Dinelaris, Nicolás Giacobone, dan Sabina Berman. Cerita dikembangkan Iñárritu bersama Berman dan Jez Butterworth.

Digger juga menjadi proyek besar dari sisi produksi. Film tersebut direkam menggunakan VistaVision dan akan tersedia dalam format IMAX.

Pemutaran perdana dunia dijadwalkan berlangsung melalui Royal Film Performance di Leicester Square, London, pada 22 September 2026. Acara itu sekaligus menjadi bagian dari penggalangan dana untuk Film and TV Charity.

Baca Juga: Suami Wafat Sebelum Umrah, Istri Lanjutkan Kesempatan dari Grab

Film kemudian memasuki jadwal rilis internasional sebelum tayang di Amerika Utara pada 2 Oktober.

Dengan Tom Cruise yang tampil di luar citra biasanya dan Iñárritu membawa komedi satir ke isu kekuasaan, bisnis minyak, serta krisis lingkungan, Digger menawarkan sisi berbeda dari bintang Hollywood tersebut.

Untuk Cruise, tantangannya bukan lagi sekadar menyelamatkan dunia seperti dalam film-film laga. Kali ini, ia justru harus memerankan orang yang mungkin menjadi salah satu penyebab dunia berada di ambang kehancuran. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
Sumber : berbagai sumber
Digger Alejandro G. Iñárritu Digger final trailer film Digger 2026 tom cruise