lombokpost - Lafaz “Bismillah” muncul di awal cuplikan Your Mother Your Mother Your Mother, film terbaru yang dibintangi dua kali peraih Oscar, Mahershala Ali.
Momen tersebut menjadi perhatian karena film garapan Bassam Tariq itu membawa kehidupan seorang Muslim ke tengah cerita action-thriller tentang pembunuh bayaran.
“Ini jelas awal dari era action saya,” kata Mahershala Ali saat membicarakan film tersebut dalam wawancara dengan People di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.
Baca Juga: Warga Sade Percepat Bangun Hunian, Begini Tanggapan Bupati Loteng
Ia menyebut peran tersebut memberinya kesempatan untuk benar-benar menjalani adegan aksi, setelah selama ini lebih dikenal lewat karakter-karakter dramatis.
Cuplikan pembuka yang menampilkan lafaz “Bismillah” menjadi salah satu bagian yang ramai diperhatikan setelah materi eksklusif film beredar. Namun, unsur Islam dalam film ini bukan sekadar ornamen pembuka.
Mahershala Ali memerankan Latif, seorang Muslim yang taat, ayah tiga anak, sekaligus pembunuh bayaran. Ia memiliki aturan sendiri dalam menjalankan pekerjaannya: tidak menggunakan senjata api dan hanya menerima target yang menurutnya pantas untuk dibunuh.
Baca Juga: Porter Challenge Disiapkan untuk Level Nasional
Kehidupan Latif berubah setelah istrinya meninggal. Ia harus merawat ketiga anaknya dan berusaha meninggalkan pekerjaan lamanya.
Namun, masa lalu tersebut kembali menyeretnya ke dunia kriminal ketika orang yang pernah menjadi atasannya meminta satu pekerjaan terakhir.
The Guardian menyebut film ini bukan sekadar thriller tentang pembunuh bayaran. Ceritanya juga menjadi drama keluarga tentang seorang ayah yang berhadapan dengan kehilangan, kekerasan, dan keyakinan yang dianutnya.
Baca Juga: 15 Pendaftar, 3 Lolos PPDS Jantung dan Pembuluh Darah FKIK Unram
Latif bahkan digambarkan pernah mengajar anak-anak di sekolah agama. Di tengah kehidupannya sebagai pembunuh, ia memiliki keyakinan bahwa tindakannya dapat dibenarkan oleh kode moral yang ia pegang.
Konflik tersebut kemudian berhadapan dengan pandangan tokoh lain yang diperankan Giancarlo Esposito dan John Cho.
Identitas keislaman Latif juga menjadi bagian penting dari cara film membangun konflik. The Guardian mencatat Bassam Tariq dan Mahershala Ali sama-sama Muslim, sehingga film tersebut memberi Tariq ruang untuk mengeksplorasi persoalan agama secara lebih dekat melalui karakter utamanya.
Judul film pun mengambil rujukan dari hadis tentang kedudukan seorang ibu. Dalam hadis tersebut, ketika ditanya siapa yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik, jawaban “ibumu” disebut tiga kali sebelum “ayahmu” disebut pada jawaban berikutnya.
Baca Juga: RSUD Soedjono Selong Kebut Pembangunan Cytotoxic
Tema tersebut kemudian dikaitkan dengan perjalanan Latif sebagai ayah yang harus mengambil alih peran besar dalam keluarganya setelah istrinya meninggal.
Film ini melakukan pemutaran perdana dunia di Toronto International Film Festival 2026 pada 12 September.
Setelah pemutaran tersebut, sejumlah media internasional memberikan respons positif terhadap film karya Tariq.
Baca Juga: DPRD Loteng Minta Pemkab Cermat Cabut Perda Ritel Modern
Rotten Tomatoes bahkan merangkum ulasan awal dengan menyebut film ini mendapat pujian bulat dari kritikus yang hadir di TIFF.
TheWrap menilai film tersebut menggunakan formula film pembunuh bayaran untuk membicarakan persoalan iman secara lebih serius.
Sementara RogerEbert.com menyoroti pertanyaan moral yang muncul dari karakter Latif: bagaimana seseorang dapat berusaha melakukan hal benar melalui tindakan yang secara moral bermasalah.
Baca Juga: Christian Pulisic Cetak Gol Lagi, Owner AC Milan Sebut Ini Laga Terbaik yang Pernah Dilihat
The Verge juga menyoroti keseimbangan antara aksi, keluarga, dan agama. Film ini tidak hanya mengandalkan koreografi pertarungan, tetapi memberi ruang pada hubungan Latif dengan anak-anaknya serta pergulatan setelah kematian istrinya.
Proyek tersebut memiliki hubungan erat dengan Blade, film Marvel yang sebelumnya direncanakan dibintangi Mahershala Ali dan disutradarai Bassam Tariq.
Keduanya akhirnya kembali bekerja sama melalui Your Mother Your Mother Your Mother setelah proyek Blade tidak berlanjut dengan Tariq.
Menariknya, persiapan Ali untuk Blade juga ikut memberi manfaat pada film barunya. Ali sebelumnya menjalani latihan pedang selama lebih dari setahun untuk kebutuhan karakter Blade.
Baca Juga: Cara Pokdarwis dan Masyarakat Ijobalit Menjaga dan Perkenalkan Pantai Maik Anyir
Latihan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan ketika ia harus menjalani koreografi aksi dalam film Tariq.
Your Mother Your Mother Your Mother dijadwalkan tayang terbatas di bioskop Amerika Serikat pada 25 September 2026.
Penayangan yang lebih luas menyusul pada Oktober, sementara pemutaran di Inggris dijadwalkan pada 20 November.
Film ini memiliki durasi sekitar 111–112 menit dan turut dibintangi John Cho, Giancarlo Esposito, Abubakr Ali, Adia, Laith Nakli, Tiffany Boone, serta Tramell Tillman. (***)
Editor : Alfian YusniSumber : berbagai sumber