LombokPost - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat, prospek bisnis pusat kebugaran atau Gym cukup bagus. Hal ini terlihat dari mulai banyaknya usaha Gym yang buka di dalam maupun di luar Kota Mataram.
Seperti Fitness Plus Epicentrum Lombok, pusat kebugaran terbesar yang buka 24 jam pertama di NTB. Lokasinya di Gedung Parkir Indoor P1 Lombok Epicentrum Mall (LEM). Fitness Plus Lombok menyediakan lebih dari 100 unit alat fitness berstandar internasional.
Selain itu, terdapat ruang loker, kamar mandi dengan air panas, studio kelas, dan area latihan yang luas dan nyaman. Operasional gym berlaku 24 jam dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan gratis untuk semua member.
District Manager Fitness Plus Epicentrum Lombok Beni Setiawan mengatakan, Fitness Plus juga memberikan layanan Gym Girl, yakni area gym yang dikhususkan hanya untuk wanita. Selain itu, Fitness Plus Epicentrum Lombok memberikan akses tanpa batas bagi para anggota untuk berolahraga kapan saja sesuai dengan jadwal mereka.
“Seluruh fasilitas dapat dinikmati secara gratis bagi para member, dan memastikan pengalaman kebugaran yang maksimal dengan kenyamanan terbaik,” ujarnya.
Dikatakannya, Fitness Plus Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya sekadar menyediakan fasilitas kebugaran, tetapi juga menghadirkan pelayanan terbaik. Setiap member yang diperlakukan layaknya bagian dari keluarga besar Fitness Plus.
“Dengan lingkungan yang inklusif, setiap individu dapat merasakan kenyamanan serta dukungan positif dalam setiap langkah perjalanan kebugarannya,” sambungnya.
Fitness Plus Epicentrum Lombok berkomitmen untuk mendukung visi besar NTB sebagai provinsi yang menempatkan Sport Tourism sebagai salah satu pilar utama pembangunan. Dengan semangat kolaborasi, Fitness Plus Epicentrum Lombok terus bekerjasama dengan komunitas lokal dalam membangun ekosistem kebugaran yang solid.
“Sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Owner Phoenix Gym Senggigi Indra Gunawan mengatakan, alasan mendirikan bisnis Gym lantaran adanya kecenderungan perubahan mindset masyarakat saat ini. Terutama di kalangan generasi muda yang mulai memikirkan pola hidup sehat.
Selain itu, Indra dan pasangannya juga memiliki basic sebagai olahragawan. Dirinya mantan atlet Muay Thai dan tarung Derajat, dan istrinya mantan atlet olimpiade. Ini juga alasannya ingin mendirikan Phoenix Gym Senggigi pada 2018 lalu.
“Di gym, secara keseluruhan kita menyediakan cukup komplit. Kita juga menyediakan sauna dan ice bath recovery atlet karena di gym saya mayoritas banyak atlet,” bebernya.
Dikarenakan mayoritas pengunjung Phoenix Gym Senggigi adalah atlet, kata Indra, pihaknya bekerjasama dengan KONI NTB untuk persiapan PON 2024 lalu. Tercatat ada 9 emas yang berhasil disumbangkan atlet yang berlatih kebugaran di Phoenix Gym Senggigi.
Selain atlet, berada di destinasi wisata membuat Phoenix Gym Senggigi juga banyak didatangi para expert dan tamu wisatawan asing. Mereka lebih memilih berolahraga di sana dibandingkan harus pergi jauh ke Kota Mataram.
“Kita mempunyai alat yang lengkap dan kita mengusahakan bagaimana peralatan ini bersih, karena kenyamanan itu yang paling penting. Kita punya sauna, ice bath recovery untuk kebutuhan atlet,” jelasnya.
Menjadi member, kata Indra, bisa dalam bentuk member harian dan bulanan. Untuk pembayarannya tergantung jenis member yang dipilih. Namun untuk member bulanan, cukup bayar Rp 300 ribu seperti gym lain pada umumnya.
“Untuk trainer kita punya satu professional trainer, perempuan, namanya Martini,” kata pelatih atlet Muay Thai NTB ini.
“Kami orientasinya kesehatan atlet dan fokus untuk pencapaian daerah NTB sendiri, jadi untuk atlet itu free atau tidak dipungut biaya di sini,” pungkasnya. (fer/r3)
Editor : Prihadi Zoldic