LombokPost – Saat ini sedang viral mukbang makan cabai gendot yang dijadikan sebagai lauk pendamping nasi.
Banyak dari food vlogger yang mencoba memasak cabai gendot ini dengan resep masing-masing lalu memakannya, seperti Nanakoot, Teh Santi (istri Denny Cagur), Farida Nurhan, dan masih banyak lagi.
Meski memiliki rasa yang sangat pedas, cabai gendot ini banyak disukai ketika dimasak menjadi lauk pendamping nasi.
Jangan asal mukbang, sebelum memutuskan memasak menu cabai gendot ini, ada baiknya terlebih dahulu mengenal cabai ini beserta kandungan yang dimiliki.
Cabai gendot, yang juga dikenal sebagai Capsicum chinense, merupakan salah satu varietas cabai yang terkenal dengan tingkat kepedasannya yang sangat tinggi.
Selain rasa pedasnya yang membakar, cabai anot juga kaya akan berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
- Kapsaisin
Ini adalah senyawa yang paling dominan dan bertanggung jawab atas rasa pedas pada cabai. Kapsaisin tidak hanya memberikan sensasi panas, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Mulai dari Anti-inflamasi, untuk membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Analgesik, dapat meredakan nyeri, sering digunakan dalam krim topikal untuk nyeri otot dan sendi.
Meningkatkan metabolism, berpotensi membantu dalam pembakaran kalori dan penurunan berat badan.
Antioksidan, melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Vitamin
Cabai gendot merupakan sumber vitamin yang baik, di antaranya vitamin C, A, B6 dan K1.
Vitamin C: Antioksidan kuat yang penting untuk sistem kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan penyerapan zat besi.
Vitamin A (dalam bentuk beta-karoten): Penting untuk penglihatan yang sehat, fungsi kekebalan tubuh, dan kesehatan kulit.
Vitamin B6: Berperan dalam metabolisme energi dan fungsi saraf.
Vitamin K1: Penting untuk pembekuan darah yang sehat dan kesehatan tulang.
- Mineral
Meskipun dalam jumlah yang lebih kecil dibandingkan vitamin, cabai gendot juga mengandung beberapa mineral penting.
- Kalium: Penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan tekanan darah.
- Tembaga: Esensial untuk pembentukan sel darah merah dan fungsi saraf.
- Antioksidan Lainnya
Selain Vitamin C dan beta-karoten, cabai gendot juga mengandung antioksidan lain.
Di antaranya, Flavonoid yakni Kelompok fitonutrien yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.
Karotenoid, yaitu pigmen yang memberikan warna pada cabai dan berfungsi sebagai antioksidan.
- Serat Pangan
Cabai gendot juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Serat membantu melancarkan pergerakan usus dan dapat berkontribusi pada rasa kenyang.
Meskipun cabai gendot kaya akan nutrisi, konsumsinya harus disesuaikan dengan toleransi individu terhadap rasa pedas.
Bagi sebagian orang, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau iritasi.
Editor : Rury Anjas Andita