Intensitas hujan yang tinggi hari Jumat (5/2/2021) diduga memicu longsor tanah di bagian bawah. Sehingga pembatas jalan dan pedestrian jalan yang baru saja selesai direhab tersebut ambruk.
Untuk menghindari jatuhnya korban dari para pengendara yang melintas, pihak kepolisian memasang garis polisi dan rambu-rambu tanda bahaya di sekitar lokasi, tepatnya di wilayah Dusun Loco, Desa Senggigi.
Iwan, salah seorang warga yang bekerja di Senggigi menuturkan, ketika melintas di lokasi sekitar pukul 03.00 dini hari, kondisinya masih normal. Tidak ada tanda-tanda terjadi longsor. “Biasa saja. Tidak ada kerusakan,” tuturnya.
Sementara, warga lainnya mengaku mendengar suara gemuruh sekitar pukul 04.10. Tetapi, dia tidak bisa memastikan apakah gemuruh itu suara dari tanah yang longsor atau tidak. “Karena suara deburan ombak sejak malam juga cukup keras,” tuturnya. (nur/r1) Editor : Administrator