GIRI MENANG-Kondisi ruas jalan Dusun Meang, Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong sempat viral di media sosial. Penyebabnya, di jalan tersebut ada perempuan melahirkan. Dia melahirkan di jalan karena tidak bisa sampai di faskes terdekat karena kondisi jalan banyak rusak.
Atas kejadian itu, pemerintah daerah Lombok Barat (Lobar) berjanji akan memperbaiki jalan itu. Tetapi belum dipastikan kapan mulai dikerjakan. "Akses jalan menuju daerah terpencil menjadi perhatian pemda," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lobar Made Arthadana.
Pasca viralnya ibu melahirkan itu, PUTR langsung menurunkan tim untuk mengecek kondisi jalan tersebut. Made mengatakan, hasil monitoring akan dijadikan bahan untuk perencanaan lebih lanjut. "Dan tentunya, itu nanti akan diusulkan untuk penyiapan anggaran," tambahnya.
Dia menjelaskan, selanjutnya tim teknis akan melakukan pembahasan. Yang pasti, di APBD 2023 ini, perbaikan ruas jalan itu belum dianggarkan. "Kalau itu menjadi satu kesatuan jalan desa, maka bisa diproses untuk menaikkan status jalan," terang Made lagi.
Kemungkinan menaikkan status jalan terbuka lebar. Kata dia, ada beberapa hal jadi pertimbangan menaikkan status jalan. Seperti potensi desa hingga jumlah penduduknya, "Itu di antara jadi bahan pertimbangan kita," ujarnya.
Ia menambahkan, tahun ini anggaran untuk pembangunan jalan Rp 60 miliar. Dari jumlah itu, Rp 40 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK), serta sisanya dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan lainnya. "Ada pemotongan dana transfer dari pusat. Jatah tahun ini jauh dari tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Pj Kades Persiapan Pengantap Saidi mengakui kalau kondisi jalan di desanya rusak parah. Dengan kondisi jalan yang tidak layak itu, aktivitas warga terganggu. "Faskes terdekat berjarak sekitar 2 kilometer dari perkampungan warga," katanya.
Di dusun Meang terdapat 180 KK atau 540 jiwa. Beberapa waktu lalu pernah dicek oleh pemerintah. Tetapi hingga saat ini belum ada tindak lanjut. "Tentu kami berharap segera diperbaiki agar tidak terjadi lagi kejadian warga melahirkan di jalan," tutup Saidi. (bib/r3)
Editor : Galih Mps