GIRI MENANG-Pihak manejemen RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) mengaku telah melakukan banyak inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terutama pasca kenaikan status dari tipe C ke tipe B beberapa waktu lalu.
Direktur RSUD Tripat dr. H. Suryadi mengatakan, sejumlah inovasi itu bukan sebatas pengakuan sepihak. Akan benar-benar telah dilaksanakan dalam bentuk pelayanan. "Dan itu telah mendapatkan pengakuan dari pihak terkait. Terbukti, kita telah menorehkan banyak penghargaan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional," ujarnya.
Di antara bentuk inovasi yang dilakukan dengan menambah unit pelayanan bidang kesehatan. Seperti adanya Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS). "Kemudian tahun ini akan menambah unit pelayanan cuci darah," imbuh dr. Suryadi.
Saat ini, RSUD Tripat telah dilengkapi dengan 229 unit tempat tidur, dengan jumlah pegawai 589 orang. Sedangkan dokter spesialis rumah sakit berusia 18 tahun itu, sebanyak 30 orang. "Pada tahun 2022 lalu mendapatkan akreditasi B," ujarnya.
Dalam waktu singkat, tepatnya pada Bulan Februari 2023 lalu, RSUD Tripat kembali mendapatkan penghargaan berupa akreditasi paripurna dari Kemenkes RI. Oleh sebab itu ia berharap supaya dapat menjaga solidaritas dan terus meningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
Bupati Lobar Fauzan Khalid berharap agar RSUD Tripat tidak puas dengan capaian yang diraih. Tetapi harus terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. "Terus melengkapi infrastruktur, meningkatkan SDM, dan membangun suasana nyaman di lingkungan RS", pesannya.
Untuk membangun suasana nyaman itu, telah dicanangkan green hospital. Yaitu suasana dengan lingkungan asri layaknya ruang terbuka hijau. "Semoga apa yang menjadi cita-cita bersama segera terealisasikan dengan semangat kerjasama", Imbuhnya. (bib/r3)
Editor : Galih Mps