GIRI MENANG-Sejumlah titik ruas jalan raya di Lombok Barat dipenuhi aksi siswa SMA/SMK yang melaksanakan aksi konvoi kelulusan, Senin (8/5). Anak-anak sekolah itu memenuhi jalan dan mencorat-coret seragam sekolahnya.
Titik-titik ruas jalan yang ditemukan ada aksi konvoi kelulusan di antaranya sepanjang jalan bypass BIL. Kemudian jalan raya menuju Senggigi, dan beberapa titik lainnya.
Kasatlantas Polres Lobar AKP Agus Rachman ketika dihubung kemarin mengaku, hal ini menjadi atensi khusus pihaknya. "Kami telah menyiapkan sanksi tilang bagi mereka yang melakukan konvoi hingga mengganggu arus lalu lintas," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya menempatkan personel di beberapa titik ruas jalan protokol. Dari patroli tersebut, ada beberapa siswa yang diambil tindakan tilang. "15 personel gabungan lantas dan polsek disiagakan di jalur-jalur protokol," kata Agus.
Agus menambahkan, pihak sekolah juga diimbau agar mengingatkan para siswanya untuk tidak melakukan konvoi di jalan raya sebagai cara merayakan kelulusan. Menurutnya, sekolah bisa menempuh beberapa upaya agar tidak ada konvoi di jalan raya.
Terpisah, Kepala SMK 1 Gerung Hj. Erni Zuhara ketika dihubungi kemarin mengaku, pihak sekolah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi adanya konvoi dan corat-coret seragam sekolah. Misalnya dengan melaksanakan pengumuman pada Jum'at malam lalu, dan kegiatan perpisahan digelar pada Sabtu pagi kemarin.
"Dan ternyata hari Senin (kemarin) ada banyak siswa konvoi, cuma kami belum dapat laporan ada atau tidaknya siswa kami. Tetapi dari awal kita sudah mencoba mengantisipasi," jelas Erni.
Dia mengaku, pihaknya telah membuat edaran tentang pelarangan kegiatan konvoi siswa. Edaran itu juga sudah disampaikan kepada seluruh orang tua siswa.
"Agar sama-sama menjaga untuk tidak ada konvoi, apalagi sampai membawa identitas sekolah," pungkas Erni. (bib/r3)
Editor : Galih Mps