GIRI MENANG-Tim penilai kabupaten layak anak (KLA) dari pusat turun melakukan penilaian lapangan di Lobar beberapa waktu lalu. Tim turun untuk menilai sejauh mana kelayakan Gumi Patut Patuh Patju berstatus KLA.
Ketika itu, ada beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian. Informasinya, tim turun di lima klaster. Yaitu Sekretariat Forum Anak, PPKS Kecamatan Gerung, Puskesmas Ramah Anak di Kecamatan Labuapi, SMPN 1 Lembar selaku sekolah ramah anak, dan UPT PPA Desa Kediri.
Nah, hasil penilaian itu sudah turun. Hasilnya, Lobar memperoleh sesuai target, yaitu KLA kategori Nindya. Dengan pengharapan Nindya itu, berarti Lobar tinggal satu langkah lagi ditahbiskan sebagai KLA. Di bawah Nindya, ada kategori Pratama, Muda dan Madya.
Bupati Lobar Fauzan Khalid mengaku, piagam penghargaan sudah diterimanya di Semarang. Penghargaan diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, Sabtu (22/7) lalu.
Bupati Fauzan menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak. Prestasi itu tidak didapat begitu saja, tapi telah melewati berbagai tahap dan proses. "Saya berterimakasih kepada semua jajaran dan berbagai pihak yang telah mendukung sehingga penghargaan ini dapat diraih," katanya.
"Tentu kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak atas prestasi ini, ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi serta kebersamaan yang kita jalin selama ini. Kami harapkan hal ini memberi motivasi dan manfaat untuk daerah kita tercinta" ujarnya.
Selanjutnya, bupati dua periode ini meminta semua pihak terpacu lagi dalam upaya percepatan mewujudkan KLA. Terutama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Lobar.
"Tentunya dibarengi komitmen pelaksanaan penyelenggaraannya secara bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat serta keterlibatan semua anggota gugus tugas KLA dan instansi vertikal dalam mendukung penyelenggaraannya. Tidak terkecuali, terus berusaha meningkatkan partisipasi dan keterlibatan anak dalam program dan kegiatan KLA," pesannya. (bib/r3)
Editor : Galih Mps