LombokPost-Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Lombok Barat (Lobar) diharapkan mampu menjadi solusi penyediaan lapangan kerja. Hal ini sangat memungkinkan, asalkan UMKM yang ada terus berinovasi.
Hal ini disampaikan Plt Bupati Lobar Hj. Sumiatun. Dia mengatakan, pemerintah daerah berharap banyak kepada para pelaku UMKM untuk ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.
"Sehingga kami minta UMKM mengambil peran yang sangat strategis itu," ujarnya.
Politisi perempuan asal Kecamatan Sekotong ini menambahkan, UMKM memberikan peluang yang besar bagi masyarakat untuk memiliki usaha sendiri.
Karena itu, mereka secara langsung telah berkontribusi dalam mengurangi pengangguran. Dengan catatan, pelaku UMKM yang ada harus harus terus berupaya meningkatkan kualitas produksinya.
"Dengan meningkatkan kualitas produknya, UMKM kita bisa bersaing dengan semakin diminati konsumen. Sehingga bisa disimpulkan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi," ujarnya.
Sumiatun menegaskan, pemerintah mendukung penuh pengembangan UMKM. Ada beberapa upaya konkret yang dilakukan Pemkab Lobar untuk kepentingan peningkatan kualitas produk itu.
Misalnya, dengan menggelar pelatihan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas SDM.
Dia mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produksi UMKM. Sumiatun mengaku, secara khusus dirinya sudah memerintahkan Dinas Koperasi dan UMKM agar memberikan perhatian lebih kepada UMKM yang ada.
"Dengan memperhatikan pengembangan UMKM, UMKM kita semakin maju dan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja. Ini menjadi salah satu solusi dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan," ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lobar Maad Adnan mengatakan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan pelatihan peningkatan SDM. Yaitu meliputi pelatihan keterampilan teknis di bidang olahan makanan dan minuman, kuliner, kosmetik dan obat-obatan.
Dia mengaku, pelatihan Ini dilaksanakan sejak tanggal 6 November lalu, dan akan berakhir hari ini (8/11). Maad berharap, melalui peningkatan kualitas SDM itu, diharapkan berdampak terhadap peningkatan kreatifitas, inovasi serta jaringan usaha pelaku UMKM. (bib/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post