LombokPost-Kekosongan jabatan Kepala Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar akhirnya terisi.
Itu setelah kades pergantian antar waktu (PAW) diangkat sumpah jabatannya Kamis (14/12).
Pengisian kekosongan melalui mekanisme PAW karena kades sebelumnya meninggal dunia sekitar enam bulan lalu.
Posisi orang nomor satu di Desa Batulayar Barat dijabat Marjuni.
Dia berhak memegang tampuk kepimpinan setelah menang atas dua kandidat lainnya.
"Ada tiga calon yang ikut pemilihan," kata Camat Batulayar Afgan Kusumanegara.
Marjuni akan menjabat hingga tahun 2027 mendatang.
Afgan berharap, kades baru bisa merangkul semua elemen masyarakat demi kemajuan Desa Batulayar ke depan.
"Termasuk merangkul kompetitor yang kemarin kalah," harapnya.
Kemudian yang tidak kalah penting, merespons setiap keluhan masyarakat. Dengan cara begitu, setiap permasalahan di bawah bisa dicarikan solusi.
"Saya juga berpesan, permasalahan tanah yang terjadi di Desa Batulayar Barat agar bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya," tutup Afgan.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lobar Kesuma Supaka menambahkan, kades terpilih harus segera merancang rencana kerja jangka pendek dan jangka panjang.
Tugas yang cukup mendesak saat ini, membuat perencanaan tahun anggaran 2024.
Kemudian, menjaga stabilitas dan kondusifitas menjelang pemilu 2024. Hal-hal yang memicu gangguan keamanan agar segera diselesaikan.
Untuk itu, dia berharap agar kades PAW segera membangun komunikasi dengan aparat keamanan.
"Karena pileg dan pilpres ini harus kita sukseskan," kata Kesuma.
Dia juga meminta agar segera melakukan konsolidasi dengan internal pemerintah desa. Hal ini sangat penting agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.
"Jangan melanggar aturan yang sudah digariskan dalam undang-undang. Kalau ada yang tidak dipahami, komunikasikan dengan kami," tutupnya. (bib/r3)
Editor : Marthadi