Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Fasilitas Desa Wisata Sesaot Kurang Memadai, Toilet Rusak, Tempat Sampah Tidak Ada

Sanchia Vaneka • Senin, 8 Januari 2024 | 13:10 WIB
RAMAI: Wisata Sesaot jadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi masyarakat. Sayangnya, fasilitas desa wisata peraih penghargaan ADWI 2021 itu, kini jauh dari kata layak. (IST//LOMBOK POST)
RAMAI: Wisata Sesaot jadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi masyarakat. Sayangnya, fasilitas desa wisata peraih penghargaan ADWI 2021 itu, kini jauh dari kata layak. (IST//LOMBOK POST)

LombokPost-Pusat Rekreasi Masyarakat (Purekmas) Sesaot mulai ramai dikunjungi wisatawan. Sayangnya, fasilitas di salah satu objek wisata unggulan di Lobar itu masih kurang memadai. Bahkan, tempat sampah pun jauh dari kata layak.

"Kami butuh bak kontainer sampah," kata Direktur Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sesaot, Dodik Firmandani.

Selain tempat sampah, masalah toilet juga belum teratasi. Dari delapan toilet yang ada, hanya tiga toilet yang berfungsi. “Rencana perbaikan bulan depan, kita ada  alokasi anggaran operasional,” terangnya.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar M. Fajar Taufiq justru meminta pemerintah desa dan Pokdarwis yang membenahi berbagai masalah fasilitas pariwisata itu. "Jangan semua ke pemda. Kan yang kita urus ini banyak,” ketus Fajar Taufiq saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. 

Taufiq mengatakan Sesaot merupakan Desa Wisata (Dewi) yang mendapatkan penghargaan ADWI pertama 2021 lalu. Dengan itu, pihak Sesaot telah mendapatkan bantuan dana langsung dari Kemenparekraf dengan nominal ratusan juta. 

“Tanya kadesnya. Sudah diberikan langsung oleh Kemenparekraf ke pihak desa,” katanya. 

Ditambah lagi dengan Sesaot juga mendapatkan retribusi. Baik dari tiket masuk dan juga parkir. Yang langsung masuk ke pendapatan desa. 

Dari 160 Desa Wisata yang ada di Lobar, Taufiq mengaku tetap memberikan pembinaan. Namun untuk pendanaan, pihaknya mengaku saat ini belum bisa membantu. Karena terhalang kondisi keuangan daerah. (chia/r3)

Editor : Kimda Farida
#Lobar #wisata #Sesaot