LombokPost-Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB mengumumkan penutupan Pelabuhan Lembar.
”Keberangkatan kapal di Pelabuhan Lembar ditunda sampai dengan cuaca normal kembali,” tulis Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Lembar Koda Pahlianus Nelson Dollo dalam pengumuman yang dikeluarkan tersebut pada, Rabu (13/3).
Ia menginformasikan kepada pengguna jasa angkutan penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Lembar penghentian layanan sementara. Dengan alasan cuaca buruk dan pertimbangan keselamatan dan keamanan pelayaran.
Pihak ASDP pun mengikuti arahan yang dikeluarkan dari BPTD Kelas II NTB untuk diteruskan kepada pengguna jasa.
”Layanan dihentikan sementara mengikuti kondisi cuaca,” kata dia.
Sementara itu, Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Aprilia Mustika meminta semua masyarakat mewaspadaipotensi peningkatan kecepatan angin, Hujan Sedang hingga Lebat disertai Kilat atau Petir dan Angin Kencang, serta Peningkatan Tinggi Gelombang di Wilayah NTB.
”Ini berlaku pada 13-17 Maret 2024,” jelasnya.
Wilayah NTB saat ini berada pada puncak musim penghujan, disertai aktifnya gelombang atmosfer (ekuatorial rossby dan MJO) di wilayah NTB.
Ini menambah tingginya potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah NTB. Selain itu, saat ini terdapat bibit siklon tropis 91S dan 94S di selatan Pulau Jawa.
Akibat adanya bibit siklon tropis tersebut wilayah NTB terkena dampak tidak langsung yaitu angin kencang, meningkatnya tinggi gelombang di perairan NTB, serta potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah NTB.
”Waspadai tinggi gelombang yang mencapai lebih dari 2 meter di Selat Lombok bag. utara dan selatan, Samudra Hindia selatan NTB, Selat Alas bag. utara dan selatan, dan Selat Sape bag. utara dan selatan,” kata dia. (nur)
Editor : Akbar Sirinawa