LombokPost-PT Pelindo Lembar, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan PT Dharma Lautan Utama melepas keberangkatan kapal Kirana VII mudik gratis perdana dari Terminal Kedaro Pelabuhan Pelindo, Lembar ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (3/4).
”Total 493 yang mendapatkan tiket gratis,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Lembar Capten Purgana di Lembar.
Ada dua kloter keberangkatan penumpang untuk mudik gratis ini. Untuk keberangkatan pertama diikuti 290 penumpang. Kemudian, keberangkatan kedua akan dilaksanakan 7 April nanti. Kuota yang didapatkan untuk mudik gratis sebanyak 580 kuota yang merupakan program Direktorat Lalu Lintas Angkatan Laut. ”Karena banyak juga yang tidak mendapatkan jatah mudik,” sebutnya.
Purgana menjelaskan armada yang digunakan sudah melakukan ramp cek di Surabaya. Pengecekan dilakukan untuk melihat kesiapan kapal dan semua alat keselamatan. Tahun depan akan ada penambahan, ini akan dikoordinasikan ke pusat agar menjadi atensi bahwa NTB juga masih memerlukan banyak kuota untuk hari raya lebaran. ”Kalau di Jawa semakin berkurang, nanti kan pelimpahannya ke sini,” katanya.
Menurut Purgana, ini pertama kali ada pemberian layanan mudik gratis untuk masyarakat dengan kuota tertentu. Namun, saat ini tidak terlalu banyak terjadi lonjakan penumpang. Prediksi puncak arus mudik diprediksi terjadi Rabu (3/4). Jika ditotal dari jumlah penumpang, dengan rata-rata per hari 800 penumpang.
Berbeda saat pandemi dua tahun lalu. Pada saat normal terjadi pelonjakan penumpang sekian ratus persen. Saat ini normal saja, sekitar 20 persen penumpang. ”Saya tidak tahu apakah mudik gratis ini menambah animo masyarakat untuk pulang kampung,” cetusnya.
Purgana berpesan jangan sampai tiket gratis yang didapatkan kemudian diperjualbelikan. Karena tiket ini gratis, sehingga banyak oknum yang mencoba mengambil keuntungan. Namun sejauh ini, pihaknya belum menemukan jual beli tiket gratis tersebut. ”Kami sesuaikan dengan KK dan KTP. Disini tidak ada, di Jawa ada,” tandasnya.
Salah satu pemudik Rohayati mengaku bersyukur dengan program mudik gratis ini. ”Alhamdulillah, kami bersyukur ada mudik gratis ini. Rencananya mau naik pesawat, tapi mahal, totalnya enam jutaan untuk berempat. Dengan mudik gratis ini, tidak ada biaya,” kata Rohayati.
Rohayati berharap kuota mudik gratis ini dapat ditambah tahun depan. Karena masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan kuota mudik gratis tahun ini. ”Semoga ada tambahan kuota dan waktu mudiknya juga,” harapnya. (chi/r12)
Editor : Akbar Sirinawa