Polres Lobar Terapkan Rekayasa Lalin untuk Lebaran Topat, Pengguna Jalan Diminta Hindari Jalur Senggigi

Sanchia Vaneka • Dipublikasikan Rabu, 17 April 2024 | 15:34 WIB
PENGAMANAN: Tim Polres Lombok Barat sedang melakukan pengamanan lalu lintas, beberapa waktu lalu.
PENGAMANAN: Tim Polres Lombok Barat sedang melakukan pengamanan lalu lintas, beberapa waktu lalu.

LombokPost-Polres Lobar memberlakukan rekayasa lalu lintas di wilayah Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat (Lobar) dalam rangka pengamanan tradisi Lebaran Topat 2024, hari ini.

”Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak melalui jalur Senggigi jika tidak ada keperluan mendesak,” ujar Kasatlantas Polres Lobar Iptu Adi Rijal. 

Untuk memastikan kelancaran perjalanan selama Lebaran Topat, Polres Lobar akan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas.

Kendaraan yang bergerak dari Mataram menuju Lombok Utara atau sebaliknya akan diarahkan melalui jalur alternatif Gunung Sari atau Pusuk

”Selektif prioritas akan diberlakukan pada pukul 15.00 Wita untuk warga yang berdomisili di sekitaran Senggigi dan tamu hotel. Kemudian, mulai pukul 17.00 Wita, sistem satu arah atau one way akan diberlakukan dari Senggigi menuju Mataram,” jelasnya. 

Selama periode ini, kendaraan pickup yang mengangkut penumpang tidak diizinkan memasuki wilayah Senggigi.

Cidomo, atau kendaraan tradisional, juga diimbau untuk tidak memasuki wilayah Senggigi.

Kemudian pedagang kaki lima diharapkan tidak berjualan di bahu jalan untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Serta kepada pengendara motor dan mobil untuk tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.

”Langkah ini diharapkan dapat mendukung perayaan Lebaran Ketupat yang lancar dan nyaman bagi kita semua,” tuturnya.

Iptu Adi Rijal juga menghimbau kepada pemilik hotel ataupun penginapan untuk memberikan pengertian kepada tamu agar dapat memaklumi suasana Lebaran Topat.

Polres Lobar mengajak seluruh pengguna jalan yang merayakan Lebaran Ketupat di Lombok untuk selalu memprioritaskan keselamatan di jalan raya. 

”Gunakan helm SNI untuk pengendara roda dua dan masker untuk semua orang di dalam kendaraan. Patuhi batas kecepatan yang ditentukan, jangan mengemudi dalam kondisi mabuk atau mengantuk,” imbaunya.

Selain itu juga Kasatlantas mengimbau untuk selalu menggunakan sabuk pengaman untuk pengendara roda empat.

Hindari bermain gadget saat mengemudi, serta selalu waspada dan fokus saat berkendara.

”Jangan menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut orang, karena ini sangat mebahayakan bagi semua pengguna jalan” tandasnya. (chi/r12) 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
lebaran Lobar lalin