Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Belum Masuk Database, 13 Ribu Lebih Warga Miskin di Lobar Tak Dapat Bansos

Sanchia Vaneka • Senin, 29 April 2024 | 13:20 WIB
MENERIMA BANTUAN : Seorang ibu menerima bantuan sosial di Desa Kuripan, beberapa waktu lalu.
MENERIMA BANTUAN : Seorang ibu menerima bantuan sosial di Desa Kuripan, beberapa waktu lalu.

LombokPost-Lombok Barat tercatat masih memiliki 102 ribu lebih warga miskin.

Dari jumlah tersebut hanya 89 ribu jiwa yang mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah. 

”Baik itu bantuan BLT elnino, PKH, BPNT maupun permakanan lansia jumlah penerimanya 89 ribu jiwa,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lobar Lalu Martajaya. 

Martajaya menjelaskan berdasarkan data tersebut masih ada sekitar 13.710 warga tak mampu yang belum masuk data penerima bansos.

Penerima ini berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang usulannya melalui desa.

Diakuinya, masih banyak warga yang ada di DTKS belum masuk sebagai penerima bansos.

Itu disebabkan jatah alokasi dari pemerintah pusat terbatas. 

”Ini sudah diaudit BPK, untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” cetusnya. 

Jika melihat data BPS Lobar, pada 2023 jumlah angka kemiskinan bertambah sekitar 3.700 jiwa atau 0,28 persen.

Jumlah penduduk miskin pada 2023 sebanyak 102,71 ribu jiwa atau 13,67 persen.

Sebelumnya pada 2022, jumlah penduduk miskin sebanyak 99.000 atau 13,39  persen.

Tim BPK memverifikasi data penerima sejumlah bansos seperti BLT Elnino dan permakanan secara sampling terhadap 35 KPM penerima program Bansos. 

Terkait data penerima yang diduga masih bermasalah, lantaran tak tepat sasaran, Martajaya mengaku kalau penerima bansos dari Kemensos ini semua masuk DTKS. 

”Cuman terindikasi ada yang meninggal, mereka ngecek itu. Sampling kita sekitar 25-30 orang,” ujarnya. 

Dari hasil audit dan verifikasi ini nantinya akan menjadi bahan untuk memperbaiki semua persoalan tentang data penerima bantuan yang diduga salah sasaran. (chi/r12)

Editor : Kimda Farida
#dinsos #Lobar #miskin