LombokPost-Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Gatari Mas, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat (Lobar) akan melakukan renovasi Pusat Rekreasi Masyarakat (Purekmas) Sesaot.
Kondisi sejumlah fasilitas yang ada di Purekmas Sesaot sangat membutuhkan perbaikan.
”Rencananya kita akan renovasi bagian vitalnya yaitu kolam renang,” kata Ketua BUMDes Gatari Mas Dodik Firmandani saat ditemui di Sesaot beberapa hari lalu.
Dodik memaparkan keberadaan Purekmas saat ini dibawah pengelolaan BUMDes, sehingga untuk pemeliharaan dan perawatan semua fasilitas yang sudah ada yang dulunya dibangun pemerintah berada dibawah tanggung jawab dari BUMDes.
”Jadi untuk pemeliharaan dan lainnya itu dikerjakan langsung pekerja di bawahnya Bumdes. Dimana ada pokja yang melaksanakan,” katanya.
Menurut Dodik, beberapa fasilitas umum ada di Purekmas membutuhkan perbaikan.
Seperti keberadaan kolam renang yang harus dilakukan perbaikan, dimana kondisinya tidak pernah dilakukan renovasi sejak dibangun beberapa tahun lalu.
Kondisi kolam masih bisa dipakai, tetapi untuk peningkatan keamanan dan kenyamanan pengunjung, keberadaan kolam renang ini perlu direnovasi.
Kondisi air untuk tumpah ke pinggir kolam, menyebabkan kondisi jalan di pinggir jalan licin.
Ini harus jadi perhatian agar tidak menyebabkan kecelakaan kepada pengunjung jika tidak dilakukan perbaikan.
”Dibilang layak pakai masih layak pakai, namun harus diperbaiki. Karena kondisi sekitar kolam sering licin. Kita tidak ingin ini menyebabkan kecelakaan bagi pengunjung,” tuturnya.
Selain kolam renang, keberadaan berugak di kawasan Purekmas juga butuh perbaikan.
Karena kondisi saat ini, atap berugak sudah banyak yang bocor membuat pengunjung tidak nyaman.
“Gazebo atau berugak banyak bolong. Itu juga akan kita renovasi,” cetusnya.
Kebutuhan dana untuk melakukan perbaikan sejumlah fasilitas ini akan menggunakan dana dari hasil penjualan tiket masuk ke wisata Purekmas.
Sebenarnya, masih banyak item yang butuh perbaikan, namun untuk perbaikan secara besar-besaran, tentunya membutuhkan dana yang besar juga.
”Untuk perbaikan yang kecil kita upaya dana dari hasil pengelolaan. Kalau untuk pengembangan yang lebih besar kita akan dibantu pemerintah dan desa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dodik mengatakan keberadaan Purekmas harus banyak inovasi, agar tempat wisata ini bisa tetap menjadi pilihan masyarakat.
Apalagi sekarang muncul tempat wisata baru. Jadi keberadaan Purekmas harus bisa bersaing.
Salah satunya caranya dengan menyediakan lebih banyak wahana di Purekmas.
”Rencananya kita akan ada penambahan wahana dan lain-lainnya,tapi kita menunggu dana yang lebih besar,” tandasnya.
Salah seorang pengunjung, Rima mengatakan sudah seringkali berlibur Purekmas, Sesaot.
Namun beberapa waktu terakhir memang ada beberapa kolam yang sudah tidak layak untuk digunakan.
”Anak saya kan masih balita, jadi kolam kecil yang biasanya disana tidak bisa dipakai,” pungkasnya. (chi/r12)
Editor : Kimda Farida