LombokPost-Bupati terpilih Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengaku sudah menjalin komunikasi dengan semua kompetitor dalam Pilbup Lobar 2024. Baik dengan Sumiatun-Ibnu Salim (Manis), Nauvar Furqony Farinduan-Khairatun (Rintun) dan Nurhidayah-Imam Kafali (Dafa).
Menurutnya, semua pihak harus bersatu dan bergandengan tangan kembali setelah kompetisi selesai.
”Kompetisi sudah selesai. Empat paslon adalah putra-putri terbaik Lombok Barat,” kata LAZ saat ditemui usai acara Perang Topat di Pura Lingsar, Minggu (15/12).
Disampaikan, setiap paslon memiliki gagasan serta visi misi yang baik untuk kemajuan Lobar.
Pihaknya pun siap mengakomodasi berbagai program yang baik dan selaras dalam membangun Lombok Barat lima tahun ke depan.
”Pada waktunya nanti kita akan kolaborasi. Paling penting adalah bagaimana perubahan yang diinginkan warga Lobar bisa diwujudkan,” papar LAZ.
Terkait program 100 hari, dirinya belum bisa menyampaikan.
Sebab saat ini pihaknya masih menunggu penetapan resmi dari KPU hingga menunggu waktu pelantikan.
Meski demikian, LAZ mengaku tidak terlalu memikirkannya. Yang pasti semua janji saat kampanye siap diwujudkan bernama pasangannya Nurul Adha.
”Saya tidak terlalu menekankan pada 100 hari. Kalau setelah dilantik bisa saya kerjakan 10 hari, mengapa tidak,” paparnya.
LAZ kembali menegaskan bahwa dirinya berlatar belakang seorang profesional sekaligus punya latar belakang di bidang bisnis.
Dia ingin membawa kinerja birokrasi Pemkab Lobar dengan semangat profesional.
”Saya ingin ubah mindset birokrasi dengan wirausaha untuk bisa membangun melayani rakyat dengan baik,” tandas mantan Dirut PDAM Giri Menang itu. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida