LombokPost-Wakil rakyat menyoroti lembaga pendidikan yang terdampak banjir selama musim hujan ini.
Di antaranya SDN 3 Buwun Mas dan SDN 7 Buwun Mas di Kecamatan Sekotong.
Aktivitas belajar mengajar di dua sekolah itu terpaksa diliburkan karena terendam banjir.
Ketua Komisi IV DPRD Lobar Muhali mendesak Dinas Pendidikan (Dispendik) dan OPD terkait untuk segera bertindak.
”Kami minta ada tindakan cepat dari pemkab. Kasihan anak-anak tidak bisa sekolah karena banjir,” kata Muhali.
DPRD mendorong Dispendik mencari solusi dengan segera melakukan perbaikan. Sebab kondisi itu sudah terjadi bertahun-tahun.
Menurut Muhali, SDN 3 Buwun Mas dan SDN 7 Buwun Mas selalu menjadi langganan banjir saat musim hujan.
Bukan hanya sekolah yang terdampak.
Menurut Muhali, sarana publik lainnya seperti polindes dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya juga terdampak banjir.
”Sebaiknya ini jadi prioritas. Jangan sampai kondisi ini dibiarkan terus-terusan tiap tahun,” tegas Muhali.
Kadispendik Lobar Maad Adnan tidak menampik sejumlah sekolah terdampak banjir selama musim hujan.
Dirinya sudah mendapatkan laporan dari kecamatan dan desa. Dia memastikan pihaknya akan segara menindaklanjuti saran perbaikan dari DPRD.
”Termasuk SDN 3 Buwun Mas ini akan kami perbaiki,” kata Maad.
Dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan di area sekolah. Seperti peninggian halaman sekolah.
Tujuannya agar air hujan tidak mudah menggenangi area sekolah.
Selain itu pihaknya juga akan membuat saluran atau drainase dari sekolah menuju sungai.
Dengan begitu air hujan atau air kiriman dari hulu tidak menggenang di sekitar sekolah. Tapi langsung mengalir ke sungai.
”Kewenangan kami hanya sebatas di sekolah saja. Kalau banjir di luar sekolah itu bukan kewenangan kami lagi,” tandasnya. (mar/r12)
Editor : Kimda Farida