Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belanja Negara Melonjak 31,4 Persen, Defisit APBN Tercatat 0,93 Persen

R
Penulis: Redaksi❯
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Advertisement

LombokPost - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga kuartal I/2026 menunjukkan ekspansi yang kuat.

Di tengah gejolak global, pemerintah tetap agresif mendorong belanja tanpa mengorbankan disiplin fiskal.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, hingga 31 Maret 2026 pendapatan negara mencapai Rp 574,9 triliun atau tumbuh 10,5 persen secara tahunan (YoY).

“Kebijakan diupayakan seoptimal mungkin agar pertumbuhan ekonomi bisa menuju 6 persen, meski kondisi global tidak menentu,” ujarnya dalam paparan APBN KiTa pada Selasa (5/5).

Dari sisi perpajakan, kinerja terlihat solid. Penerimaan perpajakan mencapai Rp 462,7 triliun atau 17,2 persen dari target APBN, tumbuh 14,3 persen YoY.

Advertisement

Secara rinci, penerimaan pajak mencapai Rp 394,8 triliun, melonjak 20,7 persen YoY. Sementara itu, kepabeanan dan cukai sebesar Rp 67,9 triliun, terkontraksi 12,6 persen.

Adapun penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat Rp112,1 triliun atau 24,4 persen dari target.

Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp 815 triliun atau 21,2 persen dari pagu, melonjak 31,4 persen YoY.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya tumbuh 1,4 persen. “Ini menunjukkan belanja lebih merata sejak awal tahun,” tutur Purbaya.

Belanja pemerintah pusat mencapai Rp 610,3 triliun, tumbuh 47,7 persen.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pencopotan Menteri Purbaya: Perspektif SDM

Pencopotan Menteri Purbaya: Perspektif SDM

Pemecatan Purbaya Yudhi Sadewa melalui telepon dianalisis dari perspektif SDM, termasuk paradigma employment-at-will.

Soal Menkeu Baru, Purbaya: Enggak Ada Pesan, Dia kan Sudah Jago

Soal Menkeu Baru, Purbaya: Enggak Ada Pesan, Dia kan Sudah Jago

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa terjadi hanya beberapa hari setelah dirinya melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan Kementerian Keuanga

Purbaya Dicopot lewat Telepon, Siang Ikut Rapat Bareng DPD, Sore Kehilangan Jabatan

Purbaya Dicopot lewat Telepon, Siang Ikut Rapat Bareng DPD, Sore Kehilangan Jabatan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menkeu dan melantik Suahasil Nazara. Pasar merespons stabil pergantian tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer