Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Implementasi Ketahanan Pangan, Kapolres Lobar Pantau Kesiapan Panen Raya Jagung

nur cahaya • Selasa, 22 April 2025 | 19:36 WIB

 

CEK KONDISI PETANI: Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap meninjau langsung kesiapan lahan yang akan panen raya jagung di Desa Lembar, Senin (21/4).
CEK KONDISI PETANI: Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap meninjau langsung kesiapan lahan yang akan panen raya jagung di Desa Lembar, Senin (21/4).
 

LombokPost-Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap didampingi jajaran pejabat utama (PJU) melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Lembar, Senin (21/4). Agenda utama kunjungan tersebut adalah meninjau langsung kesiapan lahan yang akan panen raya jagung. Ini adalah implementasi program ketahanan pangan di tingkat daerah.

”Kepolisian mendukung program strategis nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan,” ujar Kapolres.

Kegiatan peninjauan berlangsung di Dusun Kebon Bongor, Desa Lembar, Kecamatan Lembar. Kedatangan rombongan disambut hangat pemerintah desa dan masyarakat petani dalam menyukseskan program ini.

Kunjungan kapolres beserta jajaran ini secara spesifik menyoroti lahan jagung di Dusun Kebon Bongor yang akan segera memasuki masa panen.  Langkah ini merupakan wujud dukungan konkret Polres Lobar dalam menguatkan program presiden terkait ketahanan pangan. Ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolres menambahkan tujuan lain dari kunjungan ini adalah untuk menjalin komunikasi langsung dengan petani guna memahami tantangan dan kendala yang dihadapi. Termasuk memastikan keamanan saat panen nanti. ”Apa saja kekurangan yang dialami petani dari masa tanam sampai masa panen, sehingga kita bisa bekerja sama mencari solusi terbaik untuk kedepannya,” katanya.

Photo
Photo

Menurut Yasmara, masa panen raya jagung di lahan seluas 1,3 hektare ini direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu sekitar dua minggu ke depan. Meskipun saat ini ada sebagian kecil yang sudah bisa diambil hasilnya, panen raya secara keseluruhan akan dimulai sesuai jadwal.

Untuk proses panen nantinya, memperkirakan akan membutuhkan sekitar 10 tenaga kerja. Dengan luas lahan 1,3 hektare, estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan panen seluruhnya diperkirakan antara dua hingga tiga hari kerja. Menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan waktu dan sumber daya manusia.

”Fokus pada ketahanan pangan melalui peningkatan hasil pertanian seperti jagung diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat,” pungkas Kapolres. (ton/r8)

Editor : Pujo Nugroho
#Jagung #Panen Raya #Petani #kesejahteraan