Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sedihnya Amanah Tak Bisa Berangkat Haji Bersama Istrinya karena Persoalan Visa

Marthadi • Kamis, 1 Mei 2025 | 22:24 WIB

Pelepasan jamaah calon haji kloter 1 Lobar di bencingah agung kantor bupati, Kamis (1/5)
Pelepasan jamaah calon haji kloter 1 Lobar di bencingah agung kantor bupati, Kamis (1/5)
LombokPost - Amanah tak kuasa menahan sedih. Salah satu jamaah calon haji (JCH) kloter 1 asal Lombok Barat  (Lobar) ini tak bisa berangkat ke tanah suci bersamaan dengan istrinya.

Hal itu disebabkan visa haji istrinya belum dikeluarkan pemerintah Arab Saudi hingga menjelang hari keberangkatannya.

Usai pelepasan JCH kloter 1 di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar, Kamis (1/5), Amanah menuturkan, harusnya dia berangkat bersamaan dengan istrinya.

Tetapi keberangkatan istrinya harus ditunda karena visanya belum bisa keluar.

"Makanya saya berangkat sendiri kloter pertama ini,” tutur Amanah dengan mata berkaca-kaca.

Informasi yang didapatkan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lobar, istrinya tetap berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.

Hanya saja penerbangannya yang tidak bersama dengan suaminya. Istrinya akan diberangkatkan di penerbangan berikutnya.

”Ini karena ada error di sistem E-Hajj membuat visa sebagian kecil jamaah tertunda. Sementara pihak Garuda harus tetap melakukan penerbangan sesuai jadwal,” jelas Panitia Pendamping Haji Kantor Kemenag Lobar Ustad Marliadi.

Marliadi belum mengetahui alasan visa belum dikeluarkan pemerintah Arab Saudi.

E-Hajj diketahui adalah sistem informasi haji dan umrah berbasis elektronik yang terintegrasi.

Sistem ini memungkinkan jamaah haji dan umrah untuk mengelola berbagai aspek perjalanan mereka secara online, mulai dari pendaftaran hingga informasi penting selama di tanah suci.

Meski ada kendalah di E-Hajj ini, namun Marliadi menegaskan jika proses pengeluaran visa jamaah yang tertunda masih tetap berjalan. Mereka juga tetap berangkat tahun ini di penerbangan berikutnya.

”Ini ujian sabar bagi para jamaah calon haji untuk mendapatkan haji mabrur. Insya Allah pasangan suami istri nanti tetap bisa bertemu di Makkah, cuma keberangkatannya yang tidak bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini meminta jamaah haji menjaga kesehatan. ”Ini adalah kloter pertama di NTB, karena ini yang pertama, maka akan panjang (waktu pelaksanaan haji). Untuk itu harus dijaga kesehatannya,” jelas bupati.

Kedua, bupati yang karib disapa LAZ tersebut meminta jamaah menjaga kekompakan. Terlebih banyak jamaah yang baru pertama kali melaksanakan ibadah haji. Ditambah beberapa di antara mereka sudah berusia lanjut.

”Selain menjaga kesehatan, yang paling penting adalah sabar. Yang muda harus bisa membantu yang tua. Sehingga kekompakan itu penting,” pesannya.

”Ibadah itu tidak hanya semata-mata ibadah mahdhah, membantu orang juga sama nilainya dengan ibadah,” imbuhnya. (ton/r8)

Editor : Marthadi
#Haji #jch #Kloter 1 #Lobar #visa