Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Geliatkan Desa Wisata Bukit Tinggi, Dispar Lombok Barat Tawarkan Tujuh Air Terjun Tersembunyi

Hamdani Wathoni • Selasa, 27 Mei 2025 | 11:37 WIB
DESA WISATA: Tim dari Dispar Lobar dan Pokdarwis Bukit Tinggi saat meninjau salah satu air terjun yang ada di wilayah Desa Bukit Tinggi, pekan lalu.
DESA WISATA: Tim dari Dispar Lobar dan Pokdarwis Bukit Tinggi saat meninjau salah satu air terjun yang ada di wilayah Desa Bukit Tinggi, pekan lalu.

LombokPost-Dinas Pariwisata Lombok Barat (Dispar Lobar) tengah menggencarkan geliat pariwisata desa wisata. Salah satunya di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunugsari.

Ini adalah desa yang memiliki tujuh air terjun rahasia. Melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Dispar menginisiasi kegiatan pendampingan Desa Wisata Bukit Tinggi yang berlangsung sejak 19-23 Mei pekan lalu di Desa Bukit Tinggi.

”Desa Bukit Tinggi memiliki kekayaan alam luar biasa. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat lokal untuk menjadi pelaku utama dalam pengembangan wisata yang berbasis potensi lokal dan pelestarian lingkungan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Lobar Agus Gunawan, Senin (26/5).

Dalam kegiatan ini, beberapa pemateri yang kompeten dari unsur praktisi pariwisata dan akademisi pariwisata ikut terlibat membantu mendampingi dalam kegiatan tersebut. Peserta mendapatkan materi pengembangan desa wisata dari para narasumber yang berkompeten, serta melakukan praktik lapangan.

Mereka menyusuri potensi alam yang dimiliki Desa Bukit Tinggi, termasuk alur sungai dan sejumlah air terjun yang tersembunyi di kawasan tersebut. ”Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola potensi wisata alam secara berkelanjutan dan ramah lingkungan,” katanya.

Ini juga menjadi bagian dari upaya strategis Dispar Lobar dalam memperluas jaringan desa wisata di Lombok Barat. Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga teknis terkait.

Kepala Bidang Pengembangan SDM Dispar Lobar Erwin Rachman mengatakan potensi khususnya dalam sektor pariwisata yang ada di Bukit Tinggi ini begitu besar untuk dikembangkan dan dikelola.

”Jadi selama lima hari di Bukit Tinggi ini dari awal kita sudah memberikan materi dasar terkait guiding bagi pokdarwis. Kemudian kita juga melakukan pemataan potensi di beberapa dusun yang memang jadi potensi wisata,” tuturnya.

Erwin menjelaskan Bukit Tinggi sudah memiliki ikon baru yaitu Bendungan Meninting yang bisa menjadi tempat wisata yang luar biasa untuk dijual. Selain itu ada juga potensi tujuh air terjun yang dari hasil pendampingan ini dibranding dengan nama "The Seven Secret Waterfalls" atau tujuh titik air terjun tersembunyi yang ada di desa Bukit Tinggi.

”Ini yang kita juga sudah coba buatkan paket wisatanya,” cetusnya.

Selain itu dalam pendampingan ini, pihaknya membantu dan mendampingi desa menyusun perdes tentang pengelolaan desa wisata.

Sebagai regulasi dalam pengelolaan wisata dan menyusun perjanjian kerja sama (PKS) pengelolaan kawasan wisata bekerja sama dengan Gapoktan di dua dusun yaitu Murpadang dan Bukit Tinggi.

Harapannya regulasi dan perjanjian kerja sama tersebut bisa segera terealisasi dan disahkan. Sehingga ada regulasi sebagai payung hukum untuk Pokdarwis dan pengelola bisa bergerak dan menjual paket wisata yang sudah dihasilkan.

Kepala Desa Bukit Tinggi Ahmad Muttakin mengatakan bahwa kolaborasi antara pihak pemerintah daerah dengan desa inilah yang diharapkan pihak desa guna menunjang potensi yang sudah ada di Bukit Tinggi ini.

”Kami dari pihak desa sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah khususnya Dinas Pariwisata Lombok Barat dalam hal pendampingan desa wisata selama lima hari ini,” ucapnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, pihak desa terutama pokdarwis selaku pemegang atau pengelola wisata di Desa Bukit Tinggi ini dapat mengangkat dan mendatangkan wisatawan.

Desa Bukit Tinggi sebagai desa wisata akan dapat melangkah lebih maju dan bisa mendatangkan wisatawan sebagai desa wisata yang memiliki daya tarik alam dan buatan. ”Kami harap bisa menjadi contoh pengelolaan desa wisata yang berkualitas, hijau dan berkelanjutan untuk mewujudkan sejahtera dari desa,” pungkasnya. (ton/r8)

Editor : Jelo Sangaji
#dinas pariwisata #Lobar #bukit tinggi #Desa Wisata #air terjun