LombokPost - Anjani Imroatul Hifzi, perempuan kelahiran 2001, terus mencetak prestasi sebagai Disc Jockey (DJ) profesional sambil mempromosikan keindahan pariwisata NTB.
Dengan tekad kuat dan dukungan keluarga, Anjani membuktikan bahwa seni musik bisa menjadi medium untuk mengenalkan budaya Indonesia ke panggung dunia.
Mengawali karier profesionalnya di tahun 2020, Anjani tidak langsung melompat ke panggung-panggung besar.
Ia memulai langkahnya dengan belajar di DJ School, di mana ia mendapatkan ilmu sekaligus pengalaman melalui program job training.
”Awalnya dari DJ School, saya mulai dapat tawaran tampil di berbagai klub dan event,” tuturnya saat ditemui Lombok Post di kawasan wisata Senggigi belum lama ini.
Tak hanya tampil di acara lokal, DJ Anjani Barbie, nama panggungnya juga aktif berpartisipasi dalam event yang digelar instansi pemerintah hingga Badan Narkotika Nasional (BNN).
Keikutsertaannya dalam acara-acara tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata NTB ke khalayak luas dan membantu pemerintah melawan peredaran narkotika.
”Acara seperti ini sangat penting untuk promosi. Contohnya, seorang DJ bisa diundang tampil di tempat wisata atau acara tahun baru,” katanya.
Kini, jadwal manggung Anjani semakin padat. Ia kerap diundang ke berbagai kota seperti Kupang, Jakarta, Surabaya, Batam, Papua, hingga Bangka Belitung. Meski begitu, ia tetap memiliki cita-cita besar untuk daerah asalnya.
”Saya ingin NTB menjadi destinasi wisata yang lebih maju. Saya sering membawa nama NTB dalam setiap acara yang saya hadiri,” ujarnya penuh semangat.
Keberhasilan Anjani tak lepas dari dukungan keluarga. Ia mengaku kecintaan keluarganya pada seni dan musik memberi motivasi besar. Yang membedakan Anjani dari DJ lainnya adalah dedikasinya dalam menciptakan musik yang unik.
Ia memadukan instrumen musik modern dengan alat musik tradisional khas Indonesia. ”Tujuannya untuk mengenalkan musik daerah ke dunia sekaligus meningkatkan popularitas budaya kita di kancah internasional” jelasnya.
Baca Juga: Pemkot Mataram dan Lombok Post Gelar Lomba Posyandu
Musik yang ia ciptakan tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi penonton. Tak hanya fokus pada karier, Anjani juga bermimpi mendirikan sekolah DJ di masa depan. Tujuannya agar bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada generasi muda.
”Saya ingin lebih banyak orang yang menjadikan musik sebagai media untuk membangun identitas budaya Indonesia. Agustus rencananya buka DJ School,” katanya.
Dalam waktu dekat, Anjani juga berencana mengikuti kegiatan penyuluhan di kampus dan sekolah.
Langkah kecil ini diharapkan menjadi awal dari kontribusinya untuk membangun generasi baru yang kreatif sekaligus mencintai budaya Indonesia.
”Insya Allah, saya akan terus melangkah maju,” tutupnya dengan senyuman.
Editor : Akbar Sirinawa