LombokPost – Kabupaten Lombok Barat kian menjadi magnet bagi kalangan akademisi. Setelah sebelumnya menjadi lokasi pengabdian mahasiswa dari UIN dan UGM Yogyakarta, kini giliran Universitas Brawijaya (UB) Malang yang menjatuhkan pilihan ke daerah berjuluk Bumi Patut Patuh Patju ini.
Sebanyak 28 mahasiswa dan 4 dosen pembimbing dari Program Studi Teknik Pengairan Fakultas Teknik UB diterima langsung oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di Ruang Rapat Jayengrana, pekan lalu. Mereka akan melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di dua desa, yakni Sesaot dan Lingsar.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa LAZ ini mengaku bangga Lombok Barat kembali dipercaya sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa Lobar memiliki daya tarik baik dari sisi keindahan alam maupun potensi pengembangan masyarakat.
“Lombok Barat dikelilingi bukit dan gili yang indah. Sembari menjalankan program, saya ajak adik-adik mahasiswa juga untuk berwisata dan mempromosikan potensi Lobar lewat media sosial,” ajaknya.
Bupati LAZ juga menyoroti pentingnya pelestarian sumber daya air yang kini menjadi tantangan seiring pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan. Ia berharap mahasiswa dapat memberi kontribusi konkret dalam pelestarian mata air selama menjalankan program.
“Konservasi air menjadi prioritas kita. Saya berharap mahasiswa bisa membantu masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber air dengan bijak,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah merupakan salah satu bentuk sinergi yang perlu terus dikembangkan. Ia meyakini, keterlibatan mahasiswa dapat mempercepat proses pembangunan di tingkat desa.
Sementara itu, dosen pembimbing UB, Sumiadi, menyampaikan bahwa kegiatan PKM ini merupakan implementasi dari mata kuliah praktik lapangan. Selain mendampingi UMKM dan promosi desa wisata, para mahasiswa juga akan melakukan pemberdayaan masyarakat di lokasi pengabdian.
“Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan menjadi kolaborasi yang baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa,” ujar Sumiadi.
Ia pun mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh Pemkab Lobar sejak awal kedatangan rombongan. Pihaknya berharap mahasiswa UB dapat meninggalkan kesan positif selama tiga minggu pelaksanaan program di Lombok Barat.
“Kami berterima kasih atas sambutan dan fasilitas yang luar biasa. Semoga kehadiran kami bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam