Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penyeberangan Lembar Tetap Lancar di Tengah Anomali Cuaca

Hamdani Wathoni • Rabu, 9 Juli 2025 | 10:09 WIB
TAK TERGANGGU: Penyeberangan kapal laut dari Pelabuhan Lembar sampai saat ini tidak terdampak anomali cuaca yang terjadi beberapa hari terakhir.  
TAK TERGANGGU: Penyeberangan kapal laut dari Pelabuhan Lembar sampai saat ini tidak terdampak anomali cuaca yang terjadi beberapa hari terakhir.  

LombokPost - Penyeberangan kapal melalui Pelabuhan Lembar tak terganggu dengan kondisi anomali cuaca yang terjadi beberapa hari terakhir. Kondisi hujan dan angin kencang sampai saat ini belum menyebabkan terjadinya penundaan penyeberangan kapal dari Lembar-Padangbai ataupun Lembar ke Surabaya.

”Untuk pelayaran, jadwal tidak ada perubahan. Tidak ada penundaan pemberangkatan kapal,” jelas Kepala Cabang Dharma Lautan Utama Lembar Firman Dandy kepada Lombok Post.

Kondisi sejauh ini masih relatif stabil.  Dalam sehari, ada 13 kali penyeberangan kapal milik DLU dari Pelabuhan Lembar yang berangkat ke Padangbai Bali. Kemudian dari Lembar ke Surabaya ada dua sampai tiga kali penyeberangan. Ditambah ke Pelabuhan Jangkar dan Banyuwangi masing-masing satu kali penyeberangan.

”Informasi dari BMKG kamu update setiap hari terkait kondisi cuaca. Tidak ada warning untuk penundaan. Masih aman untuk pelayaran,” paparnya.

Senada dengan itu, General Manager PT ASDP Lembar Agus Joko Triyanto juga mengaku sejauh ini kondisi penyeberangan masih normal seperti hari biasa.

”Untuk saat ini, operasional penyeberangan Lembar-Padangbai berlangsung normal dengan tetap mengindahkan update cuaca dan aspek keselamatan,” terangnya.

Jadwal pemberangkatan kapal dari arah Pelabuhan Lembar ke Padangbai Bali atau arah sebaliknya belum ada perubahan  atau penundaan. Menyusul kondisi cuaca masih relatif stabil. ”Belum ada arahan pembatalan atau penundaan oleh regulator terkait,” imbuhnya.

Sementara dari rilis BMKG Stasiun Metrologi Zainuddin Abdul Madjid, sejumlah wilayah NTB berpotensi hujan beberapa hari ke depan. Baik di wilayah Lombok Barat di seputar Kecamatan Lingsar dan Narmada, hingga wilayah Lombok Tengah dan Lombok Timur.

BMKG juga mengeluarkan imbauan bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir untuk lebih waspada.

Karena tinggi gelombang yang mencapai 2 meter lebih diprediksi terjadi di Selat Lombok bagian utara dan selatan, bagian Selat Alas hingga Samudera Hindia selatan NTB.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Barat #anomali cuaca #asdp #dharma lautan utama #pelabuhan #Lembar