Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dewas RSUD Tripat Janji Usut Rasionalisasi dan Pegawai Titipan

Hamdani Wathoni • Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:08 WIB
TENGAH DISOROT: RSUD Tripat kini tengah disorot oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini hingga dewan pengawas.
TENGAH DISOROT: RSUD Tripat kini tengah disorot oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini hingga dewan pengawas.

LombokPost - Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Tripat Lalu Sajim Sastrawan menanggapi rencana Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini melakukan rasionalisasi pegawai dengan alasan beban anggaran. 

Ia menegaskan, pihaknya akan meminta data rinci jumlah pegawai di rumah sakit tersebut, baik aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, maupun pegawai lainnya. ”Kami akan bersurat ke direktur rumah sakit. Kami ingin memastikan apakah RSUD Tripat ini kelebihan pegawai, kekurangan, atau bagaimana,” kata Sajim, kepada Lombok Post. 

Tak hanya soal jumlah pegawai, dewas juga akan meminta RSUD Tripat menyampaikan hasil temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dikonfirmasi ke Inspektorat. Selain itu, pihaknya akan menginventarisasi seluruh kegiatan pelayanan di rumah sakit, sekaligus memastikan kesesuaiannya dengan standar operasional prosedur (SOP).

”Kami tidak ingin buru-buru mengatakan rumah sakit ini lambat atau tidak. Kami akan lihat dulu apakah sudah sesuai SOP,” ujarnya.

Menurut Sajim, sebagai badan layanan umum daerah (BLUD), RSUD Tripat seharusnya memiliki lebih banyak tenaga teknis kesehatan dibanding tenaga nonteknis. Pekan ini, dewas dijadwalkan menemui manajemen RSUD Tripat untuk membahas persoalan ini lebih lanjut.

Isu lama terkait dugaan pegawai titipan juga disinggung. Sajim mengaku belum bisa menanggapi karena baru seminggu menjabat. ”Di luar memang berkembang isu banyak pegawai rumah sakit titipan pejabat Lobar. Ini akan menjadi atensi kami,” tegasnya.

Ia memastikan akan mengawal persoalan ini, mengingat menyangkut pelayanan kepada masyarakat.

Terpisah, Wakil Direktur Umum, Keuangan, dan SDM BLUD RSUD Tripat, Erni Suryana menyebut jumlah pegawai RSUD Tripat saat ini mencapai 854 orang. Mulai dari dokter, perawat, tukang parkir, hingga tenaga administrasi.

Terkait total anggaran gaji, Erni belum bisa merinci. 

”Kalau gaji ASN dan kontrak sama dengan standar pemda. Bedanya di RS ada tambahan penghasilan dari jasa pelayanan yang nilainya berbeda-beda tergantung beban kerja dan jumlah pasien yang dilayani,” jelasnya. (ton/r8)

Editor : Jelo Sangaji
#RSUD Tripat #RSUD Tripat Gerung #Gerung