Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ringan Tangan dan Suka Bantu Warga, Kades Nyentrik Sigerongan Tampil di Layar Nasional Bawa Nama Lombok Barat

Hamdani Wathoni • Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:32 WIB
Dian Siswadi, Kades Sigerongan
Dian Siswadi, Kades Sigerongan

LombokPost — Penampilan boleh nyentrik layaknya anak punk, tapi dedikasinya untuk membangun desa tak perlu diragukan.

Itulah sosok Dian Siswadi, Kepala Desa (Kades) Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

Baru-baru ini, ia membuat bangga warganya setelah diundang menjadi bintang tamu di salah satu acara komedi paling populer di Indonesia, Lapor Pak! Trans 7.

Kesempatan langka itu ia manfaatkan untuk membawa nama baik Desa Sigerongan, Lombok Barat, bahkan Nusa Tenggara Barat, ke panggung nasional.

“Saya tidak menyangka bisa mendapat undangan sebesar ini. Awalnya dihubungi wartawan dari Trans 7, katanya akan ada tim Jakarta yang kontak saya,” tutur Dian kepada Lombok Post.

Tak lama, ia benar-benar dihubungi oleh tim produksi acara tersebut.

“Kalau tidak salah namanya Mas Reza. Dia bilang saya diundang karena dianggap kades unik, bersama beberapa kades lain,” ungkapnya.

Selain Dian, ada tiga kepala desa lain dengan penampilan nyentrik yang ikut diundang, yakni Kades Hoho yang dipenuhi tato, Kades Pandu, dan Kades Kampleng.

“Kami ini memang berpenampilan unik, tapi yang dinilai adalah kerja nyata di desa masing-masing,” jelasnya.

Sebelum memastikan keberangkatan, tim produksi melakukan verifikasi terhadap para kades.

Setelah dinyatakan lolos, mereka diberikan tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel, serta kontrak syuting untuk sehari.

Dian berangkat ke Jakarta, Selasa (12/8) siang, dan kembali sehari kemudian.

Sebelum berangkat, ia tak lupa meminta restu kepada pemerintah setempat.

“Saya permakluman ke BPD Sigerongan, Camat, Kepala Dinas PMD, sampai ke Bupati Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Alhamdulillah, semua memberi dukungan dan mendoakan,” katanya.

Syuting berlangsung dengan tema persiapan 17 Agustus di desa masing-masing.

Meski enggan membocorkan detail isi skenario, Dian memastikan episode itu tayang Senin (18/8) malam.

Ia pun mengajak masyarakat Lombok Barat dan NTB menyaksikan langsung penampilannya.

“Ini kesempatan besar untuk mempromosikan daerah kita. TV nasional, penontonnya jutaan. Jadi desa dan kabupaten kita makin dikenal,” ujar Dian penuh kebanggaan.

Di balik layar, Dian juga sempat berinteraksi dengan para komedian dan artis papan atas Indonesia, seperti Wendy Cagur, Ayu Ting Ting, Andre Taulany, hingga Andika Pratama.

Bahkan, ada kisah menarik saat bertemu Andre Taulany.

“Saya dulu pernah ke rumah Haji Andre waktu masih jadi guru di pondok di Jakarta. Jadi dia mengenali saya,” katanya sambil tertawa.

Dian Siswadi memang sempat mengajar di sebuah pondok pesantren di Jakarta sebelum terjun ke dunia pemerintahan desa.

Baginya, penampilan luar bukanlah tolok ukur seorang pemimpin, melainkan kerja nyata.

“Yang penting kerja untuk masyarakat. Soal penampilan, itu hanya gaya saja,” tegasnya.

Langkah Dian Siswadi menjadi inspirasi.

Dari sosok yang tampil tak biasa, ia menunjukkan bahwa kreativitas dan keberanian bisa menjadi jalan untuk memperkenalkan potensi daerah ke seluruh penjuru negeri.

Editor : Kimda Farida
#trans 7 #Lombok Barat #Kades #nyentrik #lapor pak #Sigerongan