Kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh unit kerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia, melibatkan 34 Kantor Wilayah, 352 KPP, dan 204 KP2KP.
Tahun ini, Pajak Bertutur mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”.
Sebanyak 70 siswa dan perwakilan guru antusias mengikuti acara di aula sekolah.
Kepala SMAN 2 Gerung Lalu Sumariani berharap siswanya terus semangat belajar dan bertanggung jawab agar kelak mampu berkontribusi bagi bangsa.
Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Mataram Timur Dion Drielaksana menegaskan pentingnya kontribusi generasi muda dalam membangun bangsa.
“Pajak jangan dianggap beban, melainkan kontribusi bersama untuk pembangunan nasional. Tahun 2025, target pajak sebesar Rp 2.189 triliun atau 73 persen dari total pendapatan negara,” ujarnya.
Menurut Dion, uang pajak digunakan untuk pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menekankan bahwa pembangunan pendidikan merupakan investasi menyiapkan generasi emas Indonesia 2045, saat 60 persen penduduk berada di usia produktif dengan proyeksi total penduduk 324 juta jiwa.
Selain itu, Penyuluh Pajak KPP Pratama Mataram Timur Grace dan Selma memaparkan peran pajak sebagai tulang punggung pembangunan negara.
Mereka menjelaskan alokasi APBN untuk pendidikan mencapai Rp724,3 triliun atau 20 persen dari total belanja negara. Pemaparan ini disertai ilustrasi agar mudah dipahami siswa.
Acara semakin meriah dengan permainan interaktif dan kuis berhadiah yang disambut antusias para siswa.
Pajak Bertutur diharapkan mampu menanamkan kesadaran pajak sejak dini, sekaligus membentuk generasi muda yang berprestasi dan peduli terhadap masa depan bangsa. (*)
Editor : Marthadi