LombokPost - Sentra Paramita Mataram di bawah Kementerian Sosial RI terus berupaya mengentaskan kemiskinan melalui program Sekolah Rakyat.
Setelah sukses dengan Sekolah Rakyat untuk siswa SMP di Desa Bengkel, kini Sentra Paramita mempersiapkan program serupa untuk siswa sekolah dasar (SD) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gunungsari.
”Kami sudah melakukan pengecekan dan semuanya sudah sangat siap,” ujar Kepala Sentra Paramita Mataram Arif Rohman.
Menurutnya, semua persiapan sudah matang. Arif menjelaskan, pihaknya telah melakukan penjaringan siswa dengan menggandeng Dinas Sosial Provinsi NTB, Dinas Sosial Lombok Barat, dan Badan Pusat Statistik (BPS).
”Total ada 130 calon siswa yang sudah kami jaring. Akan dipilih 100 siswa dan 10 cadangan, Akan dilaunching atau dimulai awal September,” jelasnya.
Berbeda dengan Sekolah Rakyat tingkat SMP, program untuk siswa SD ini memungkinkan orang tua, khususnya ibu, untuk mendampingi anaknya sampai anak merasa terbiasa.
Keluarga juga bisa mengunjungi mereka kapan saja.
Sementara itu, Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Desa Bengkel saat ini berjalan lancar dan terus dilengkapi fasilitasnya.
Arif juga menyebutkan rencana pemasangan zebra cross dan tanda keselamatan di depan Sentra Paramita.
”Kami ingin membentuk sekolah yang representatif untuk anak-anak,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat Lalu Winengan membenarkan bahwa proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat sejauh ini berjalan mulus.
”Awalnya memang ada satu orang yang sempat ingin keluar, tapi setelah dua hari, mereka merasa senang dan nyaman. Kalaupun ada yang keluar, sudah ada cadangan,” jelas Winengan.
Baca Juga: Operasi Perdana Bedah Saraf di RS Mandalika, Dokter Baru Berhasil Selamatkan Pasien Pendarahan Otak
Winengan menambahkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program inisiatif Presiden Prabowo yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di seluruh Indonesia.
”Di Lombok Barat, sebagian besar siswa yang bersekolah di sini berasal dari keluarga miskin ekstrem. Ini akan menjadi program yang berdampak signifikan jika berhasil mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida