LombokPost – Di tengah hiruk pikuk arus barang dan kapal yang tak pernah berhenti, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Lembar secara mendadak "membongkar" rahasia besar di balik gerbang ekonomi Indonesia.
Peran strategis pelabuhan! Bukan di kantor megah, melainkan di bangku-bangku kelas SMP Negeri 1 Lembar, ratusan siswa kelas 9 disuguhi wawasan yang mengubah pandangan mereka tentang "sekadar" pelabuhan.
Momen istimewa ini, yang merupakan bagian dari peringatan Hari Pelindo 2025, bukan hanya sekadar ceramah biasa.
General Manager Pelindo Cabang Lembar, Kunto Wibisono, turun langsung ke lapangan, bertemu 100 siswa yang tampak begitu antusias.
Dengan gaya bahasa yang renyah, Kunto memaparkan bahwa pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar.
"Pelabuhan itu jantung perdagangan, kunci pertumbuhan ekonomi," tegasnya, membuat para siswa terdiam menyimak setiap kata.
Kunto tak hanya memberi teori, ia juga menantang generasi muda Lembar untuk berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri dengan skill masa depan.
"Dunia pelabuhan dan logistik itu bukan lagi cuma soal angkat barang. Kalian butuh kompetensi digital, komunikasi yang handal, dan pemahaman kemaritiman yang kuat!" serunya, membakar semangat para pelajar untuk jadi bagian dari motor penggerak ekonomi Indonesia.
Antusiasme bukan hanya datang dari narasumber. Kepala SMPN 1 Lembar Darsiah bahkan sampai tak henti-hentinya menyampaikan apresiasi.
"Terima kasih banyak Pelindo Lembar! Edukasi langsung seperti ini memberi semangat baru, relevan banget buat anak-anak kami yang akan menghadapi era persaingan global," ujarnya dengan senyum lebar.
Dua siswa kelas 9, Elfa dan Kate, menjadi saksi hidup betapa serunya sesi ini. Dengan mata berbinar, Elfa menuturkan, "Acaranya seru banget! Nambah wawasan kalau pelabuhan itu pentingnya minta ampun. Semoga rutin, biar teman-teman lain juga tahu!"
Program "Pelindo Mengajar" ini bukan hanya sekadar mengisi Hari Pelindo, melainkan menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Kunto Wibisono menutup sesi dengan pesan tegas. "Sinergi antara dunia bisnis dan pendidikan adalah harga mati. Kita harus memastikan Indonesia tidak tertinggal. Pelabuhan adalah motor ekonomi, dan kalian, para pelajar, adalah bahan bakar utamanya!" tegasnya.
Melihat senyum dan semangat di wajah ratusan siswa SMPN 1 Lembar, satu hal yang jelas: Pelindo tak hanya mengelola pelabuhan, mereka juga sedang membangun masa depan Indonesia, satu wawasan demi satu di hati generasi penerus.
Editor : Pujo Nugroho