LombokPost - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali hidup di Bumi Patuh Patut Patju, Kabupaten Lombok Barat (Lobar).
Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram wilayah teritorial Komando Resort Militer (Korem) 162 Wira Bhakti (WB) resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di lapangan sepak bola Dusun Gegutu Reban, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Lobar, NTB.
Momentum TMMD ini menjadi wujud komitmen TNI bersama Pemkab Lobar memajukan desa terpencil.
"Kegiatan ini merupakan bentuk operasi bakti TNI yang melibatkan seluruh komponen. Masyarakat bersama TNI membangun desa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Lombok Barat," terang Komandan Korem (Danrem) 162/WB diwakili Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/WB Kolonel Inf Wirawan Eko.
Kasrem 162/WB Kolonel Inf Wirawan Eko menambahkan, TMMD merupakan bagian dari operasi bakti TNI yakni operasi selain perang yang dilaksanakan bersama pemerintah Ia menambahkan, TMMD kali ini menyasar pembangunan fisik dan nonfisik.
Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan, saluran irigasi, dan jembatan.
Sedangkan sasaran nonfisik berfokus pada penyuluhan bela negara dan ketahanan masyarakat.
"Sebanyak 150 personel TNI bersama warga dua desa yakni Desa Giri Madia dan Desa Dasan Geria akan bergotong royong membangun," paparnya.
Harapannya, akses yang dulu memakan waktu satu jam bisa ditempuh hanya dalam lima menit. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.
Upacara pembukaan TMMD yang digelar Rabu (8/10) berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar dan mahasiswa, tokoh masyarakat, kepala desa se-kecamatan Lingsar, Camat Lingsar, serta berbagai elemen masyarakat.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Asisten III Setda Lobar Fauzan Husniadi yang membacakan sambutan Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini.
"TMMD adalah bentuk nyata sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan," ucap Fauzan.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman menegaskan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahap pra-TMMD yang sudah dimulai sejak awal September.
"Pekerjaan jalan dan jembatan di Desa Dasan Geria – Desa Giri Madia sudah berjalan sekitar 60 persen. Kami terus memantau dan melanjutkan pembangunan ini bersama masyarakat agar hasilnya benar-benar dirasakan," ujarnya.
Upacara ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan sembako kepada warga Dasan Geria dan Giri Madia.
Rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, menjadi simbol nyata manunggalnya TNI dan rakyat dalam membangun daerah menuju Lombok Barat yang maju dan sejahtera.
Editor : Kimda Farida