Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dapur MBG Yayasan Agniya Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Hingga Bagikan Vitamin ke Relawan

Hamdani Wathoni • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:59 WIB
PENGECEKAN KESEHATAN: Para relawan dapur MBG Yayasan Agniya Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok Barat saat memeriksakan kesehatannya, Minggu (19/10).
PENGECEKAN KESEHATAN: Para relawan dapur MBG Yayasan Agniya Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Lombok Barat saat memeriksakan kesehatannya, Minggu (19/10).

LombokPost - Apa yang dilakukan Yayasan Agniya Desa Montong Are, Kecamatan Kediri patut ditiru. Yayasan ini punya cara sendiri memastikan kualitas makanan yang dihasilkan tetap optimal. Tak hanya menggunakan bahan baku terbaik, yayasan ini pun memastikan relawannya tetap prima. Kualitas makanan bergizi gratis (MBG) tidak hanya pada kualitas bahan baku yang disiapkan.

Lebih dari itu, sumber daya manusia atau relawan di dapur MBG juga sangat menentukan kualitas makanan yang dihasilkan. Hal inilah yang disadari betul Ketua Yayasan Agniya atau owner SPPG dapur MBG Montong Are Hariyanto. "Kami merasa relawan itu memiliki peran vital. Makanya sangat penting menjaga kesehatan mereka. Kalau mereka sehat, mereka pasti lebih cermat dan teliti," ucap Hariyanto.

Di tengah kesibukan dapur umum MBG yang tak pernah berhenti sejak dini hari, para relawan menjadi garda terdepan dalam memastikan ribuan penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi setiap harinya. Maka, di balik semangat besar itu, kesehatan para relawan menjadi perhatian utama.

Hariyanto menyebut relawan ini sangat penting untuk suksesnya MBG. Maka penting kami jaga kesehatannya dengan pengecekan gratis dan pemberian vitamin. "Total penerima manfaat saat ini sudah lebih dari 2.700 orang, dan InsyaAllah akan terus bertambah," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh dr. I Gede Mahartyke. Ia menyampaikan bahwa secara umum kondisi kesehatan para relawan cukup baik. Namun, ada keluhan umum yang sering muncul, yakni pegal-pegal akibat kurang istirahat.

"Mereka rata-rata sudah mulai bekerja sejak dini hari, jadi wajar tubuh terasa lelah. Saya sarankan mereka mengatur pola istirahat. Kalau malam kurang tidur, maka siang hari harus dipakai untuk istirahat. Jangan dipaksa jalan-jalan atau beraktivitas berat lagi," ujarnya memberi saran.

Selain istirahat, dr. Gede juga menekankan pentingnya pola makan sehat bagi para relawan. Jangan sampai, para relawan sering kali sibuk menyiapkan makanan bergizi untuk orang lain, namun lupa menjaga asupan gizinya sendiri. "Mereka juga harus menjaga pola makan dengan makan makanan bergizi agar daya tahan tubuh tetap kuat," tambahnya.

Salah satu relawan, Ali, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Ia merasa lebih tenang karena bisa mengetahui kondisi tubuhnya secara langsung.

"Syukur kita ada pemeriksaan kesehatan gratis. Mudahan bisa rutin agar kita bisa bekerja maksimal," ujarnya dengan wajah sumringah. Langkah sederhana ini menjadi bukti bahwa keberlangsungan dapur MBG tidak hanya bergantung pada semangat berbagi, tetapi juga pada kesehatan orang-orang yang berada di baliknya.

Sehatnya relawan berarti dapur tetap siaga, dan ribuan penerima manfaat terus mendapatkan layanan terbaik setiap hari.

Perluas Jangkauan

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain.

Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan.

Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.(*)

Editor : Siti Aeny Maryam
#Yayasan Agniya #Lombok Barat #NTB #dapur MBG