Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MAA International dan IBM Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar untuk 100 Anak Yatim di Giri Madia

Ivan Mardiansyah • Senin, 24 November 2025 | 09:22 WIB

 

Seorang anak menerima bantuan dari MAA International dan IBM di Desa Giri adia, Lobok Barat, Sabtu 22/11,2025.
Seorang anak menerima bantuan dari MAA International dan IBM di Desa Giri adia, Lobok Barat, Sabtu 22/11,2025.

Lombok Post – Program kemanusiaan bertajuk “MAA International dan IBM Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar untuk 100 Anak Yatim di Giri Madia” resmi digelar dan mendapat sambutan hangat dari warga. Kegiatan ini menghadirkan beragam dukungan berupa food package, hygiene pack, pakaian, alat tulis, mainan anak, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Program kolaboratif ini menjadi bentuk nyata kepedulian dua lembaga terhadap kebutuhan dasar anak yatim di Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar.

Sejak pagi, halaman TPQ Asy-Syifa telah dipadati relawan dan anak-anak. Program bantuan kebutuhan dasar ini dihadirkan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi anak-anak yatim yang selama ini hidup dengan keterbatasan layanan dasar. Relawan dan pendamping lokal terlibat langsung untuk memastikan seluruh paket tepat sasaran, sekaligus membangun interaksi hangat antara pendonor dan penerima manfaat.
Upaya ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi MAA International dan IBM dalam memperluas akses bantuan bagi anak-anak rentan.

Direktur Insan Bumi Mandiri (IBM), Zulfa Faizah, mengatakan bahwa kerja sama dengan Muslim Aid Australia (MAA) International terus memberikan dampak positif.
“Penyaluran kali ini adalah kerjasama kedua dengan MAA International. Alhamdulillah, tim IBM di Lombok kembali mendapat amanah menyalurkan 100 paket. Kami berharap kegiatan ini memperkuat hubungan kedua lembaga dan memberi manfaat besar bagi anak-anak yang menerima,” ujarnya.

Baca Juga: “Seni Nomor 10” Menghilang: Cesc Fàbregas Ungkap Realita Sepak Bola Modern

Sementara itu, relawan senior Iwan Suryadi mengungkapkan bahwa keterlibatannya selalu menyisakan kesan mendalam.
“Setiap kali bertemu anak-anak ini, rasanya selalu berbeda. Mereka hidup serba terbatas, sehingga paket makanan, pakaian, hygiene, hingga alat sekolah adalah kebutuhan dasar yang betul-betul mereka butuhkan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan.
“Cek kesehatan dan gigi jarang mereka dapatkan. Melihat mereka diperiksa satu per satu membuat kami berharap mereka bisa tumbuh lebih sehat dan percaya diri,” tambahnya.

Kepala Yayasan sekaligus guru pendamping TPQ Asy-Syifa, Zulkarnaen, turut memberikan kesaksian. “Banyak dari anak-anak ini berasal dari keluarga yang benar-benar serba kekurangan. Ketika mereka menerima paket bantuan lengkap seperti ini, kami para guru sangat terharu. Seolah ada beban yang ikut terangkat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini membawa dampak psikologis positif bagi para siswa.

Program MAA International dan IBM ini menunjukkan bagaimana sinergi lembaga internasional dan lokal mampu membuka peluang perubahan lebih luas bagi komunitas rentan di Indonesia. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan semakin memperluas jangkauan bantuan kebutuhan dasar bagi anak-anak yatim di pelosok dan menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut terlibat.

Baca Juga: Pegadaian Gerung Salurkan Bantuan Bahan Bangunan untuk Korban Puting Beliung di Dusun Kondok

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Barat #Insan Bumi Mandiri #bantuan anak yatim #bantuan kebutuhan dasar #Desa Giri Madia #MAA International #program sosial anak yatim #bantuan kemanusiaan Lombok