LombokPost - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bekerja sama dengan Bank NTB Syariah dan OJK menyalurkan Bantuan Siswa Miskin (BSM), Rabu (27/11). Bantuan ini diberikan kepada siswa jenjang SD dan SMP.
"BSM ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan," jelas Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap semangat bersekolah dan menggapai cita-cita. Ia berpesan, bantuan harus digunakan untuk kebutuhan sekolah, bukan untuk keperluan lain.
"Meski jumlahnya tidak terlalu besar, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan sekolah, gunakanlah dengan baik sesuai dengan kebutuhan sekolah," tegasnya.
Ummi Nurul Adha, sapaan perempuan yang dikenal ramah dan dekat dengan anak-anak memberikan motivasi melalui cerita-cerita inspiratif. Ia berharap kisah tersebut dapat menumbuhkan semangat belajar bagi seluruh siswa-siswi yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan, Lombok Barat berhasil meningkatkan angka rata-rata lama sekolah dari 6,8 tahun menjadi 7,3 tahun.
Meski demikian, ia menilai angka tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat masih ditemukannya kasus putus sekolah akibat faktor ekonomi, lingkungan sosial, maupun pernikahan dini. Wabup menekankan pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
"Jika guru bahagia, maka kebahagiaan itu akan menular kepada siswa. Mereka akan senang dan bersemangat untuk datang ke sekolah," ujarnya. Kepala Dinas Dikbud Lobar M Hendrayadi memaparkan, program ini menyasar 15.000 siswa-siswi, terdiri dari siswa SD dan SMP di Lombok Barat.
"Bantuan ini sudah masuk ke rekening masing-masing siswa. Mereka dapat mencairkannya melalui Bank NTB Syariah dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan," jelasnya. Ia juga menegaskan program ini dapat mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan kesejahteraan dari desa.
Termasuk di dalamnya memberikan manfaat hingga lembaga pendidikan lainnya, termasuk pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam kesempatan tersebut, Hendrayadi juga menyampaikan apresiasi kepada Bank NTB Syariah dan OJK NTB atas dukungan yang diberikan.
"Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan khususnya di Lombok Barat," harapnya.
Setiap siswa menerima bantuan senilai Rp 800.000 yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Sekda Lobar, Kepala OJK NTB, dan Kadis Dikbud Lombok Barat. Bantuan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para siswa penerima manfaat.
Editor : Siti Aeny Maryam