Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Poltekkes Kemenkes Mataram Latih Kader Kesehatan Desa Krama Jaya Keterampilan Pijat OBISA

Geumerie Ayu • Senin, 15 Desember 2025 | 17:03 WIB

Poltekkes kemenkes mataram latih kader kesehatan desa krama jaya keterampilan pijat obisa
Poltekkes kemenkes mataram latih kader kesehatan desa krama jaya keterampilan pijat obisa
LombokPost – Upaya inovatif dalam pencegahan stunting sekaligus penguatan peran kader kesehatan di tingkat desa terus digalakkan.

Tim Pengabdi Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram sukses menggelar pelatihan pijat bayi Orah Bija Sasak (OBISA) bagi kader kesehatan di Desa Krama Jaya, Kecamatan Narmada, yang merupakan salah satu wilayah binaan Poltekkes.

Kegiatan ini secara cerdas memadukan tradisi kearifan lokal masyarakat Sasak dengan pendekatan kesehatan modern, difokuskan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan bayi pada masa kritis 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Tim pengabdi yang diketuai oleh Ni Putu Dian Ayu Anggraeni, bersama Sudarmi, St Halimatusyaadiah, dan Bq Iin Rumintang, menjelaskan, pijat bayi OBISA bukan sekadar ritual, melainkan praktik yang teruji memiliki ragam manfaat medis.

"Pijat bayi OBISA diketahui memiliki berbagai manfaat, di antaranya membantu meningkatkan berat badan bayi, memperbaiki kualitas tidur, melancarkan peredaran darah, serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak," jelasnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 kader kesehatan Desa Krama Jaya. Proses pembekalan keterampilan dilakukan secara bertahap dan intensif.

Pada hari pertama, kader melakukan praktik dengan media boneka. Selanjutnya, di hari kedua, praktik dilanjutkan secara langsung pada bayi dengan pendampingan ketat dari tenaga kesehatan profesional.

Untuk memastikan keterampilan ini berkelanjutan, tim pengabdi menerapkan sistem monitoring dan evaluasi melalui grup WhatsApp, guna memastikan kader tetap menerapkan pijat OBISA sesuai prosedur dan prinsip kesehatan.

Kepala Desa Krama Jaya, Abdurrahman, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan program ini. Ia menilai pelatihan pijat OBISA membawa manfaat ganda bagi warganya.

"Pelatihan pijat OBISA sangat bermanfaat bagi masyarakat desa karena tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesehatan bayi, tetapi juga turut melestarikan kearifan lokal Sasak yang telah diwariskan secara turun-temurun," ujar Abdurrahman.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari layanan kesehatan formal. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bidan Koordinator Puskesmas Narmada dan bidan desa.

Kehadiran mereka memastikan bahwa praktik pijat bayi yang diajarkan dilakukan secara tepat, aman, dan sesuai prinsip kesehatan ibu dan anak.

Melalui kegiatan ini, kader kesehatan diharapkan menjadi garda terdepan atau ujung tombak edukasi kesehatan bayi di Desa Krama Jaya.

Penerapan pijat OBISA yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi tumbuh kembang anak, sejalan dengan slogan program ‘Kader OBISA, Sehatkan Balita, Lestarikan Budaya”.

 

Editor : Marthadi
#Orah Bija Sasak #latih #kader kesehatan #Poltekkes Kemenkes Mataram #pelatihan pijat #OBISA